Tingkatkan Kompetensi dan Daya Saing Tenaga Kerja Konstruksi, SCG Luncurkan Komunitas “AKANG”

Komunitas Akademi Tukang (AKANG) berkunjung langsung ke pabrik PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi. (Foto: Istimewa)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID –   SCG CBM (Cement-Building Materials) Indonesia mendukung pengembangan potensi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) seperti tukang dan mandor melalui program Komunitas Akademi Tukang (AKANG).

Sales and Marketing Director SCG CBM Indonesia, Thichet Srisuriyon, mengatakan, program AKANG terdiri dari edukasi produk bangunan, peluang penghasilan tambahan, dan ruang networking bagi para anggota komunitas.

Program ini menjadi wadah bagi tukang dan mandor untuk berdialog dan saling berkembang.

“Tujuan kami adalah mendukung pemerataan kualitas SDM TKK melalui peningkatan kompetensi para tukang dan mandor, sehingga produktivitas industri konstruksi pun kian meningkat.” kata dia.

Menurut BCI Asia, total kapitalisasi pasar konstruksi Indonesia diperkirakan mencapai Rp 332,95 triliun pada tahun 2023.

Sebanyak 47,29 persen diantaranya berada di sektor sipil dan 52,71 persen lainnya di sektor bangunan.

Untuk itu, tenaga kerja konstruksi seperti tukang bangunan dan mandor yang berkualitas menjadi faktor penting dalam mencapai potensi ekonomi tersebut.

Salah satu agenda komunitas AKANG adalah Community Gathering. Para anggota dari wilayah Cianjur, Bandung, dan Sukabumi berkunjung  langsung ke pabrik PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi di Sukabumi, Jawa Barat pada November 2022 silam.

Dalam kesempatan ini, SCG mengajak para anggota menyaksikan proses produksi semen serta demonstrasi aplikasi produk semen SCG untuk plesteran dan proses acian.

Country Director PT SCG di Indonesia, Warit Jintanawan, mengatakan, sebagai perusahaan yang salah satu unit usahanya adalah memproduksi bahan bangunan, maka SCG menyadari produk akan bermanfaat secara maksimal jika digunakan dengan tepat.

“Para tukang dan mandor perlu meningkatkan kompetensi sesuai dengan perkembangan pasar, serta senantiasa menambah pengetahuan baru tentang pemilihan produk,” jelasnya.

Menurut Undang-Undang Jasa Konstruksi Nomor 2 Tahun 2017 Pasal 70, setiap pekerja konstruksi yang bekerja di sektor konstruksi wajib memiliki sertifikat kompetensi kerja.

“Kedepannya upaya sertifikasi akan dibantu oleh instansi pemerintah terkait, yang mana kredibilitasnya dapat membantu meningkatkan daya saing para pekerja.” pungkas Thichet.

Program yang dicanangkan sejak bulan Juli 2022 ini telah memiliki 70 anggota yang sebagian besar berasal dari Bandung dan Sukabumi dan jumlahnya akan terus bertambah. Kedepannya, program AKANG akan menyediakan loyalty point dan potongan harga khusus anggota yang bermanfaat untuk sumber penghasilan tambahan.

Seluruh program telah dipersiapkan untuk mengoptimalkan kualitas SDM, kesejahteraan, dan solidaritas Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) kedepannya.

“Program pelatihan juga akan berfokus untuk menaikan level anggota.  Langkah ini merupakan komitmen perusahaan dalam memberikan dampak positif bagi komunitas di sekitar kami,” tutup Thichet.

Berdasarkan survei ke para anggota, 52 persen anggota setuju bahwa program ini meningkatkan pengetahuan mereka tentang produk-produk bangunan, dan 44% bersedia merekomendasikan komunitas AKANG kepada kerabat-kerabat yang bekerja sebagai tukang.

Antusiasme anggota juga terlihat dari banyaknya permintaan untuk mengadakan kegiatan-kegiatan pelatihan dan gathering yang lebih sering kedepannya. SCG tidak memungut biaya apapun untuk pendaftaran anggota komunitas AKANG.

“Saya sangat bangga dan bersyukur bisa menjadi anggota komunitas AKANG, karena sebelumnya saya tidak pernah memiliki kesempatan untuk berkunjung ke pabrik semen dan mendapatkan ilmu tentang produk-produk bangunan secara mendalam,” terang Ahmad Faiz Aminudin, seorang Mandor Bangunan  dari Cianjur, Jawa Barat, yang tergabung dalam komunitas AKANG.

Ahmad Faiz berharap, ke depannya akan semakin banyak program-program dalam komunitas AKANG.

“Kami ingin mampu menciptakan pondasi bangunan yang kuat dan berkualitas dengan produk-produk yang berkualitas, seperti milik SCG CBM Indonesia,” kata dia.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist