Bappeda Kota Sukabumi Bahas Program Unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi tahun 2025-2030

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Bobby Maulana hadir dalam rapat koordinasi (rakor) pembahasan Program Unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi tahun 2025-2030 di Bappeda Kota Sukabumi, Kamis (6/3/2024).

Selain Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, hadir pupa dalan rakor ini Kepala Bappeda Kota Sukabumi Asep Suhendrawan dan Kepala Disporapar Tejo Condro Nugroho.

“Selain juga juga membahas mengenai Ekonomi kreatif Komite Ekonomi Kreatif (AYEUNA) dan sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Komite Ekonomi Kreatif kepada Daris Taufik selaku Direktur Utama Komite Ekonomi Kreatif.bangunan Daerah,” kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi Asep Suhendrawan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menegaskan bahwa pembangunan Kota Sukabumi haruslah memiliki arah yang jelas dan selaras dengan visi dan misi kepala daerah.

“Oleh karena itu, pada kesempatan ini membahas strategi dan program kerja yang dirancang untuk mewujudkan masyarakat Kota Sukabumi yang Inovatif, Mandiri, Agamis, dan Nasionalis (IMAN),” ujar Bobby Maulana.

Bobby menyrbutkan, salah satu sektor yang menjadi roda penggerak baru dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia adalah ekonomi kreatif.

Sektor ini mengandalkan kreativitas, inovasi, dan teknologi untuk menciptakan nilai tambah dalam berbagai industri, seperti kuliner, fesyen, kriya, film, animasi, pengembangan aplikasi, dan game digital.

Ekonomi kreatif memberikan kontribusi yang signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Dengan berkembangnya digitalisasi dan teknologi, sektor ini semakin mudah diakses oleh pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM), memungkinkan mereka untuk bersaing di pasar nasional maupun global.

”Pemerintah, termasuk di Kota Sukabumi, memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Melalui berbagai kebijakan, seperti penguatan ekosistem industri kreatif, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, penyediaan infrastruktur seperti pusat kreatif dan coworking space, serta perlindungan hak kekayaan intelektual bagi pelaku industri kreatif,” terang Bobby.

Dengan memanfaatkan potensi ekonomi kreatif secara optimal kata Bobby, diharapkan Kota Sukabumi dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadikan kota ini sebagai pusat inovasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Maka dari itu perlunya sinergitas dan kolaborasi dengan semua unsur maupun elemen yang ada di Kota Sukabumi baik itu SKPD maupun masyarakat. Sebagai dasar pembangunan, Kota Sukabumi memiliki visi besar, yaitu mewujudkan masyarakat yang Inovatif, Mandiri, Agamis, dan Nasionalis (IMAN),” katanya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist