BRANDA.CO.ID – Desa Bojongsawah, yang berada di Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya pertanian padi.
Kepala Desa Bojongsawah, Mahmud Faisal, menjelaskan, potensi ini didukung oleh keberadaan lahan pertanian yang masih sangat luas, mencapai sekitar 60 persen dari total luas desa yang lebih dari 400 hektare.
“Nama Bojongsawah sendiri sudah mencerminkan identitas desa ini. Pertanian, khususnya padi, merupakan kekuatan utama kami,” ujar Mahmud Faisal di kantor Desa Bojongsawah, Senin (26/5/2025).
Namun demikian, lanjut Mahmud, terdapat tantangan tersendiri dalam pengelolaan sektor ini. Sebagian besar lahan pertanian justru dimiliki oleh warga luar desa, sedangkan sekitar 70 persen warga Bojongsawah bekerja sebagai buruh tani.
Hal ini menyebabkan ketergantungan pada pihak luar dan hasil pertanian yang belum optimal.Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Desa Bojongsawah berencana memperkuat peran koperasi desa. Koperasi ini diharapkan mampu membantu para petani dalam pengolahan lahan, peningkatan kualitas hasil panen, hingga aspek pemasaran hasil tani.
“Selama ini petani kesulitan mendapatkan harga jual yang baik karena kualitas hasil panen belum maksimal. Koperasi akan menjadi solusi untuk perbaikan dari hulu ke hilir,” tambah Mahmud.
Dengan pembentukan koperasi desa, diharapkan para petani dapat lebih mandiri, mendapatkan pendampingan teknis yang berkelanjutan, dan menikmati harga yang stabil saat musim panen tiba.
“Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Desa Bojongsawah untuk meningkatkan kesejahteraan warga melalui sektor pertanian,”tandasnya. (Her)

