BRANDA.CO.ID – Puasa Arafah adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim, yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Puasa ini dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah, bertepatan dengan hari Arafah.
Puasa sunnah yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah 1446 H ini akan jatuh pada Kamis, 5 Juni 2024. “Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim no. 1162)
Niat puasa Arafah sendiri diucapkan pada malam hari sebelum berpuasa, atau di pagi hari sebelum terbit fajar (sebelum waktu imsak). Berikut adalah niatnya:
Nawaitu shauma yaumi arafah sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah Ta’ala.”
Keutamaan Puasa Arafah
1. Menghapus Dosa Dua Tahun: Keutamaan paling utama dari puasa sunnah ini adalah kemampuannya untuk menghapus dosa-dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Muslim: مَنْ صَامَ يَوْمَ عَرَفَةَ غُفِرَ لَهُ سَنَةً مَاضِيَةً وَسَنَةً مُسْتَقْبَلَةً Artinya: “Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang.” (HR. Muslim)
2. Hari Pembebasan dari Api Neraka: Hari Arafah adalah hari di mana Allah SWT paling banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka. Oleh karena itu, berpuasa pada hari tersebut merupakan salah satu bentuk ibadah yang sangat dicintai Allah.
Nabi Muhammad SAW bersabda: مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ Artinya: “Tidak ada hari di mana Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka selain hari Arafah.” (HR. Muslim)
3. Hari Dikabulkannya Doa: Hari Arafah adalah hari yang mustajab untuk berdoa. Sangat dianjurkan bagi umat Muslim untuk memperbanyak doa, zikir, dan istighfar pada hari tersebut, baik bagi yang berhaji maupun tidak. Nabi Muhammad SAW bersabda: “Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.” (HR. Tirmidzi)
4. Menyempurnakan Agama: Pada hari Arafah, Allah SWT menyempurnakan agama Islam. Hal ini disebutkan dalam firman Allah SWT dalam Surah Al-Ma’idah ayat 3: “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.” (QS. Al-Ma’idah: 3)

