BRANDA.CO.ID – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) STISIP Guna Nusantara Cianjur kembali menggelar Rapat Tahunan Komisariat (RTK) ke-VII pada Sabtu (14/6/2025).
Rapat Tahunan Komisariat (RTK) ke-VII (PK PMII) STISIP Guna Nusantara Cianjur tahun ini mengusung tema “Menyatukan Perbedaan, Menemukan Kesamaan, dan Menciptakan Kesatuan.”
Ketua PK PMII STISIP Guna Nusantara, Wildan Musadad, menyampaikan bahwa keberadaan PMII di STISIP telah berlangsung sejak 12 tahun lalu dan hingga kini tetap eksis serta aktif dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan.
“RTK ini digelar sebagai upaya memperkuat fondasi kepemimpinan sekaligus memastikan kesinambungan serta peningkatan kualitas organisasi di masa depan,” ujarnya.
Wildan menambahkan, sejak berdiri pada 2012, PMII telah berkontribusi dalam membina dan mengembangkan potensi mahasiswa di lingkungan kampus.
“Setidaknya, ada nilai penting yang kami perjuangkan. Pertama, nilai ideologis—yakni PMII sebagai pewaris nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, dan sebagai organisasi yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama. Itulah semangat awal yang terus kami bawa sejak PMII berdiri di STISIP Guna Nusantara,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa forum musyawarah tahunan ini merupakan momen penting dan sakral untuk memilih mandataris ketua komisariat masa khidmat 2025–2026 demi melanjutkan estafet perjuangan organisasi.
“Pemilihan dilakukan secara demokratis melalui proses penjaringan oleh panitia. Ada dua calon Ketua Komisariat dan satu calon Ketua KOPRI,” ujarnya.
Hasil akhir musyawarah yang berlangsung selama dua hari itu menetapkan Sahabat Rezza Eka Gustya sebagai Mandataris Ketua Komisariat PMII STISIP Guna Nusantara Cianjur masa khidmat 2025–2026.
“Dalam prosesi serah terima kepemimpinan, saya secara simbolis menyerahkan dokumen kepemimpinan kepada Sahabat Rezza sebagai tanda dimulainya kepengurusan baru,” ucap Wildan.
Sementara itu, Ketua Komisariat terpilih, Rezza Eka Gustya, menyatakan komitmennya untuk memperkuat proses kaderisasi dan regenerasi yang berkualitas, serta menjadikan visi, misi organisasi sebagai landasan utama dalam memimpin.
“Saya mengajak seluruh kader PMII untuk bersama-sama menjaga dan meneruskan nilai-nilai perjuangan, membangun organisasi yang solid dan visioner, serta menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan dan kompetitif di era yang semakin kompleks,” tutur Rezza dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa dengan semangat kebersamaan, PMII di STISIP Guna Nusantara akan terus tumbuh menjadi organisasi yang kuat, berdaya saing, dan konsisten memperjuangkan cita-cita luhur organisasi. (Mat)

