BRANDA.CO.ID – Senyum-senyum hangat tampak menghiasi wajah para ibu yang duduk rapi di aula RSUD Sayang Cianjur, Selasa (8/7/2025).
Hari itu, bukan sekadar pertemuan biasa—melainkan momen penuh rasa syukur saat tangan-tangan hangat dari jajaran ASN RSUD Sayang menyerahkan tanda kasih untuk “ibu asuh” masing-masing.
Pagi yang cerah itu menjadi saksi nyata perjalanan program Cianjur Nyaah Ka Indung, sebuah inisiatif yang awalnya diluncurkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Program ini memaknai kata nyaah—bahasa Sunda yang berarti “sayang”—sebagai gerakan nyata untuk memuliakan sosok ibu, perempuan yang menjadi sumber kasih tak terbatas dalam kehidupan kita.
Dalam unggahan di akun Instagram resmi @rsudsayang.someah, tampak suasana penuh keakraban.
Para ASN tidak sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga menyapa, bercakap, dan mendengarkan cerita para ibu.
Bagi RSUD Sayang, kegiatan ini bukan sekadar menjalankan instruksi program, melainkan sebuah panggilan hati.
Dalam video tersebut nampak seorang ibu menunjukan wajah haru dan bahagia nya tatkala menerima bantuan dari salah seorang direksi RSUD Sayang Cianjur.
Air matanya menetes pelan, bukan hanya karena bantuan yang diterima, tapi karena rasa dihargai yang begitu tulus.
Program Nyaah Ka Indung mungkin terlihat sederhana, tapi di baliknya tersimpan pesan besar: menghormati dan menjaga ibu adalah pondasi membangun masyarakat yang penuh empati. Dan di RSUD Sayang, pesan itu hidup dalam senyum, pelukan, dan tatapan mata yang hangat.***

