BRANDA.CO.ID – Upaya Forum RT/RW Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, dalam memperjuangkan hak pendidikan warganya membuahkan hasil.
Audiensi yang dilakukan bersama pihak SMAN 2 Kota Sukabumi terkait jalur domisili dalam proses SPMB berhasil membuka jalan bagi puluhan siswa yang sebelumnya tidak diterima.
Puluhan siswa asal Kelurahan Karamat yang sempat tidak lolos pada gelombang pertama karena keterbatasan kuota jalur domisili, kini berhasil diterima melalui seleksi gelombang kedua.
Sebagai bentuk rasa syukur dan apresiasi, Forum RT/RW bersama sejumlah wali murid mendatangi Kantor Kelurahan Karamat untuk menyampaikan ucapan terima kasih atas kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kami menerima kunjungan dari Forum RT/RW dan perwakilan wali murid. Mereka sebelumnya melakukan audiensi dengan Kepala SMAN 2, dan kami sangat bersyukur hasilnya positif. Seluruh siswa yang belum diterima kini telah diakomodasi,” ujar Lurah Karamat, Nandar Sudrajat, Senin (14/7/2025).
Nandar menyampaikan kebahagiaannya atas hasil perjuangan bersama. Ia menilai, keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi yang baik antara warga, RT/RW, serta pihak sekolah.
“Hasil audiensi yang kami lakukan bersama tokoh masyarakat, RT/RW, dan para orang tua siswa disambut positif oleh pihak sekolah. Semua usulan diterima dengan baik, dan akhirnya anak-anak dari wilayah Karamat bisa mengenyam pendidikan di SMAN 2,” tambahnya.
Ketua Forum RT/RW Kelurahan Karamat, Irpan Mulyana, turut menyampaikan apresiasi atas keberpihakan berbagai pihak terhadap aspirasi warga.
“Terima kasih kepada Pak Lurah atas dukungannya. Alhamdulillah, semua warga kami yang mendaftar telah diterima. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala SMAN 2, Bapak Rahmat, serta kepada Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat,” ucap Irpan.
Dengan logat khas Sunda, Irpan menambahkan, “Nuhun Pak KDM, KDM téh teu saukur janji tapi nyata, sadayana 30 siswa katarima. Intina mah, hatur nuhun kana kabijakan anu ngadukung warga.”
“Terima kasih, Pak KDM. Bapak bukan hanya memberi janji, tapi juga membuktikannya. Seluruh 30 siswa kami akhirnya diterima. Ini merupakan kebijakan yang sangat membantu masyarakat,” pungkasnya. (Her)

