Dewan Pembina Annahl Mayjen TNI Dr. Rido Hermawan: Budaya Adalah Fondasi Kekuatan Bangsa

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Kegiatan budaya bertajuk “Eling Kana Budaya, Nguatkeun Bangsa Keur Bagja Balarea” yang digelar oleh Annahl Bela Lindungi mendapat apresiasi tinggi dari Dewan Pembina Annahl, Mayjen TNI Dr. Rido Hermawan.

Menurut Mayjen Rido, kegiatan ini lahir dari semangat kolektif para pegiat budaya di Sukabumi yang ingin menggelorakan kembali peran kebudayaan sebagai pilar utama dalam memperkuat jati diri dan kesatuan bangsa.

“Awalnya, kami bersama teman-teman di Sukabumi menggagas kegiatan ini karena kami yakin, sebuah negara akan kuat jika berlandaskan pada budaya,” ujar Rido saat menghadiri acara di Lapangan SMS Adventure, Minggu (3/8/2025).

Rido menjelaskan, kekuatan suatu bangsa bertumpu pada tiga elemen utama yang saling terkait yakni, budaya, negara, dan agama.

Ketiganya, kata dia, tidak bisa dipisahkan, melainkan harus disinergikan sebagai fondasi keutuhan bangsa.

“Hari ini, kita ingin mengingatkan bahwa meskipun berbeda dalam aktivitas dan keyakinan, budaya mampu menyatukan kita dalam satu kesatuan yang utuh,” tambahnya.

Rido juga menyoroti pentingnya menggali dan merefleksikan kembali nilai-nilai luhur warisan leluhur, salah satunya melalui Wangsit Siliwangi, petuah adat yang sarat makna kehidupan.

“Banyak yang tahu isi Wangsit Siliwangi, tapi lupa bahwa nilai-nilainya harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan hanya jadi wacana, tapi harus menjadi pengalaman nyata,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Annahl Bela Lindungi berharap masyarakat dapat lebih mencintai budaya lokal sekaligus menjadikannya sebagai sarana untuk membangun karakter dan memajukan Sukabumi secara berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa digelar setiap tahun, agar menjadi bagian dari siklus ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Rido memberikan contoh keberhasilan sejumlah daerah yang mampu memadukan budaya dan tradisi lokal dalam upaya pembangunan wilayahnya. Menurutnya, hal serupa sangat mungkin dilakukan di Sukabumi.

“Jika tradisi dan budaya terus digelorakan melalui agenda tahunan, tentu akan membuka harapan baru. Budaya tetap lestari, roda ekonomi bergerak, dan kesejahteraan masyarakat pun meningkat,” tandasnya. (Her)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist