BRANDA.CO.ID – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, bekerja sama dengan Forum Anak Daerah (FAD), menggelar lomba mural tingkat SMA/sederajat yang diikuti oleh 25 sekolah se-Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman kantor DP3A Kabupaten Sukabumi, pada Senin (11/8/2025).
Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki menyampaikan, lomba mural ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan GEMBIRA (Gebyar Perlombaan Kreatif Ramah Anak) yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, HUT RI ke-80, serta Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-155.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan kegiatan GEMBIRA, salah satunya adalah lomba mural untuk tingkat SMA sederajat. Ada 25 tim yang mengikuti lomba dengan tema utama ‘Pencegahan Kekerasan terhadap Anak’,” ujar Eki.
Lebih lanjut, Eki menegaskan bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda rutin yang sudah berjalan selama tiga tahun terakhir. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Forum Anak Daerah Kabupaten Sukabumi atas kolaborasi dan kontribusinya dalam pelaksanaan kegiatan.
“Kami berharap, melalui lomba ini, pesan-pesan kampanye tentang perlindungan anak bisa tersampaikan secara kreatif. Termasuk isu-isu penting seperti stop kekerasan terhadap anak, stop bullying, pencegahan perkawinan anak, serta pemenuhan hak anak seperti akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan,” jelasnya.
Eki juga menambahkan bahwa DP3A tengah gencar menyosialisasikan perlindungan anak ke berbagai pihak, termasuk sekolah-sekolah melalui Dinas Pendidikan, Kemenag, PKK, dan Dharma Wanita.
“Kami juga terus mendorong pembentukan karakter anak sebagai pelopor dan pelapor, agar anak-anak yang menjadi korban tidak takut untuk melapor. Laporan bisa disampaikan melalui Opsiga yang sudah terbentuk di 47 kecamatan atau langsung ke UPTDTPA,” tambahnya.
Sementara itu, Fasilitator Forum Anak Daerah Kabupaten Sukabumi, Muhamad Faisal, yang didampingi oleh Ketua Umum FAD Wafa Padilah, mengungkapkan apresiasinya atas dukungan penuh dari DP3A.
“Alhamdulillah, kegiatan kami selalu mendapatkan dukungan dari DP3A. Lomba mural ini bukan hanya sekadar agenda tahunan, tapi juga bentuk kampanye nyata untuk mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak,” tutur Faisal.
Faisal juga menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa bisa dikembangkan hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
“Saat ini kami sedang mengupayakan pembentukan Forum Anak di tingkat kecamatan dan desa. Beberapa sudah terbentuk, dan kami berharap bisa terus diperluas ke seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi,” tutupnya. (Her)

