Museum Mandala Wangsit Siliwangi: Saksi Bisu Perjuangan Rakyat Jawa Barat

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Museum Mandala Wangsit Siliwangi, yang terletak di Jalan Lembong 38, Bandung, merupakan saksi bisu perjuangan rakyat Jawa Barat dan prajurit Siliwangi dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Diresmikan pada 23 Mei 1966 oleh Kolonel Ibrahim Adjie, Museum Mandala Wangsit Siliwangi awalnya adalah markas militer yang pernah diserang oleh Angkatan Perang Ratu Adil, pimpinan Kapten Raymond Westerling pada 23 Januari 1949.

Museum Mandala Wangsit Siliwangi ini menyimpan berbagai koleksi bersejarah, seperti senjata tradisional khas Sunda, senjata api dari masa penjajahan, kendaraan perang, dan uang-uang dari masa penjajahan dan awal kemerdekaan.

Ruang-ruang pamer dirancang untuk menggambarkan peristiwa penting dalam sejarah perjuangan Indonesia, seperti penumpasan APRA, Operasi Seroja, pemberontakan DI/TII, dan Palagan Bandung.

Tak hanya itu, menariknya wisata edukasi ini juga menyelenggarakan berbagai program edukasi, seperti tur berpemandu, seminar sejarah, dan lokakarya untuk pelajar.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya mengenal sejarah bangsa.

Museum ini buka setiap hari Senin hingga Sabtu, mulai pukul 08.00 WIB. Pada hari Jumat, museum tutup lebih awal pukul 10.00 WIB, dan pada hari Sabtu tutup pukul 12.00 WIB. Untuk mengunjungi museum ini, pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk, cukup mengisi data hadir.

Museum Mandala Wangsit Siliwangi tidak hanya sebagai tempat wisata sejarah, tetapi juga sebagai sarana untuk mengenang jasa para pahlawan, dan menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada generasi muda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist