BRANDA.CO.ID – Prasasti Batutulis, sebuah kelurahan di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, merupakan situs bersejarah yang menyimpan warisan budaya dan tantangan alam.
Prasasti Batutulis adalah peninggalan berharga dari abad ke-16, tepatnya tahun 1533 Masehi, yang ditulis dalam bahasa Sunda Kuno menggunakan aksara Kawi.
Prasasti Batutulis ini berisi informasi mengenai Sri Baduga Maharaja Ratu Haji, yang dikenal sebagai Prabu Siliwangi, raja dari Kerajaan Pajajaran.
Tulisan pada prasasti tersebut mencerminkan kekuatan mistis dan kebesaran kerajaan pada masa itu. Saat ini, prasasti ini disimpan dengan penuh penghormatan di sebuah tempat suci kecil di kawasan Batutulis.
Pengunjung yang datang diharapkan untuk melepas alas kaki dan memberikan sumbangan kecil sebagai bentuk penghormatan terhadap situs bersejarah ini.
Di sekitar prasasti, terdapat Kompleks Istana Batutulis yang menyimpan berbagai artefak peninggalan Kerajaan Sunda, menjadi saksi bisu perjalanan sejarah dan budaya masyarakat Sunda.
Selain kaya akan nilai sejarah, Batutulis juga menghadapi tantangan alam berupa bencana longsor yang terjadi pada Jalan Saleh Danasasmita. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan yang signifikan dan mengancam aksesibilitas kawasan tersebut.
Sebagai respons terhadap bencana ini, Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama untuk membebaskan lahan guna membangun jalan pengganti.
Proses pembebasan lahan dilakukan secara kolaboratif, dengan dukungan dari pemerintah pusat yang menjanjikan Instruksi Presiden terkait pembangunan jalan daerah.
Setelah pembangunan jalan baru selesai, area longsoran akan ditata ulang menjadi sebuah taman yang diberi nama Leuweung Batutulis, ditanami pepohonan endemik, sebagai upaya konservasi dan pemulihan lingkungan.

