PAD Jadi Andalan, Jabar Tancap Gas Tuntaskan Infrastruktur di Akhir 2025

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa pendapatan asli daerah (PAD) kini menjadi tumpuan utama pembiayaan pembangunan. (Foto:Ist)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) memastikan sejumlah proyek infrastruktur tetap dikebut meski kas daerah menipis jelang akhir 2025.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa pendapatan asli daerah (PAD) kini menjadi tumpuan utama pembiayaan pembangunan, setelah dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat hampir terserap seluruhnya.

Menurut KDM, sapaan akrab Gubernur Jawa Barat, sisa kas daerah yang tinggal Rp10 miliar menunjukkan tingginya serapan anggaran sepanjang tahun.

Karena itu, Pemdaprov Jabar akan mengoptimalkan PAD untuk memastikan berbagai proyek prioritas tetap berjalan.

“Kami sekarang tinggal mengharapkan dana dari pendapatan asli daerah Provinsi Jawa Barat untuk menyelesaikan pembangunan di Jawa Barat,” ujar KDM, sapaan akrabnya, Kamis (13/11/2025).

Di antara proyek yang akan digenjot pada akhir tahun, yakni pembangunan ruang kelas baru, pemasangan jaringan listrik bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, serta perbaikan dan penataan infrastruktur jalan lengkap dengan drainase dan penerangan jalan umum.

Selain itu, Pemprov Jabar juga menargetkan pembenahan jalan nasional yang mengalami perubahan peruntukan hingga terkesan kumuh.

Untuk membahas hal tersebut, Dedi menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Karawang.

Upaya pengendalian banjir pun masuk dalam fokus akhir tahun. KDM melakukan rapat terpisah dengan Perum Jasa Tirta terkait normalisasi sungai di berbagai daerah di Jawa Barat.

Tak hanya infrastruktur fisik, Pemdaprov Jabar juga memastikan peningkatan layanan kesehatan dan layanan publik lainnya jelang tutup tahun. (Rls)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist