BRANDA.CO.ID – Untuk memastikan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 berjalan lebih efektif dan tepat sasaran, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi melalui Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) menggelar sosialisasi penyusunan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) DBHCHT.
Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani, menjelaskan bahwa sosialisasi ini menjadi ruang untuk menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi antarperangkat daerah yang menerima alokasi DBHCHT.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh perangkat daerah dapat memahami arah kebijakan penggunaan DBHCHT secara komprehensif, sehingga setiap program yang diusulkan benar-benar memberikan nilai tambah bagi masyarakat Kota Sukabumi,” ujar Erni kepada kepada wartawan, belum lama ini.
Ia menyebutkan, DBHCHT merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang mendukung berbagai bidang prioritas, seperti peningkatan kesejahteraan masyarakat, penegakan hukum di bidang cukai, serta pengembangan sektor kesehatan dan ekonomi masyarakat terdampak industri hasil tembakau.
Pada kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan paparan mengenai kebijakan nasional dan daerah terkait arah penggunaan DBHCHT Tahun 2026, dilanjutkan dengan sesi diskusi serta penyelarasan rancangan program.
“Kami berharap penyusunan RKP DBHCHT 2026 dapat dilakukan secara terpadu, transparan, dan akuntabel, serta mampu mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Kota Sukabumi,” imbuhnya.
Sosialisasi ini diikuti perwakilan perangkat daerah yang memperoleh alokasi DBHCHT, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
“Masing-masing perangkat daerah memiliki peran strategis dalam pelaksanaan program sesuai bidangnya, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi daerah yang inklusif serta berdaya saing,” pungkas Erni.***

