BRANDA.CO.ID – Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menyimpan kekayaan alam dan sejarah yang luar biasa. Di antara hijaunya perbukitan, berdiri tegak Situs Gunung Susuru.
Situs Gunung Susuru sendiri adalah sebuah lokasi bersejarah yang tidak hanya menawarkan keindahan alam memikat, tetapi juga menyimpan kisah panjang peradaban kuno, khususnya dari masa Kerajaan Galuh Kertabumi.
Situs Gunung Susuru terletak strategis di Dusun Bundar, Desa Kertabumi, Kecamatan Cijeungjing, Ciamis. Situs ini diyakini merupakan pusat dari Kerajaan Galuh Kertabumi, yang didirikan oleh Putri Tanduran Ageung, putri dari Raja Galuh Salawe, Sanghyang Cipta.
Menurut legenda, Gunung Susuru juga merupakan pusat pemerintahan yang dipimpin oleh Prabu Dimuntur, suami dari Dewi Tanduran Ageung. Keberadaan peradaban masa lalu diperkuat dengan temuan arkeologis penting di kawasan ini.
Di puncak bukit, pengunjung akan menemukan tiga punden berundak yang dikenal sebagai Batu Patapan I, II, dan III. Struktur punden yang terbuat dari batuan andesit ini diperkirakan berfungsi sebagai tempat pemujaan pada masa pra-sejarah.
Lebih lanjut, di tepian sungai yang curam, terdapat lima gua buatan yang diyakini pernah menjadi tempat hunian manusia purba. Penemuan fosil gigi manusia dan hewan, serta tembikar di dalam gua-gua tersebut, menjadi bukti kuat adanya aktivitas manusia purba di Situs Gunung Susuru.
Di sekitar situs juga terdapat dua makam kuno, yang dipercaya sebagai peristirahatan terakhir Prabu Dimuntur dan Dewi Tanduran Ageung atau yang juga dikenal sebagai Tanduran Sari.
Daya tarik Situs Gunung Susuru terletak pada paduan harmonis antara nilai sejarah dan keindahan bentang alamnya. Situs ini dikelilingi oleh dua sungai besar yang membelah kawasan: Sungai Cimuntur di bagian utara dan Sungai Cileueur di selatan.
Selain itu, terdapat benteng kuno sepanjang 2 kilometer di sisi barat, yang menambah kesan mistis dan megah. Lingkungan yang tenang dan alami menjadikan Gunung Susuru destinasi ideal untuk menenangkan pikiran sambil menjelajahi warisan budaya.
Meskipun memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata sejarah dan edukasi yang unik, Situs Gunung Susuru menghadapi tantangan dalam hal pengelolaan dan pemeliharaan.
Fasilitas pendukung seperti pintu gerbang, mushola, dan akses jalan menuju situs belum terawat dengan baik. Kurangnya promosi yang gencar juga menyebabkan situs bersejarah ini kurang dikenal dan jarang dikunjungi oleh wisatawan.
Bagi wisatawan yang tertarik mengenal lebih dalam tentang warisan peradaban Sunda kuno dan menikmati suasana alam yang damai, Situs Gunung Susuru di Ciamis adalah destinasi worth it yang menunggu untuk dijelajahi.

