BRANDA.CO.ID – Situs Batu Keramat Mbah Melik di Kapanewon Rongkop Kabupaten Gunungkidul, memiliki legenda dan kepercayaan yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.
Batu keramat Mbah Melik bukan sekadar objek geologi biasa, namun diyakini oleh warga sekitar memiliki nilai spiritual yang tinggi dan dibingkai dalam cerita rakyat yang kuat.
Keunikan utama batu keramat Mbah Melik terletak pada mitos yang berkembang di masyarakat. Konon menurut cerita lokal, batu ini memiliki kekuatan magis yang akan mengabulkan keinginan siapa pun yang berhasil mengangkatnya.
Namun, legenda tersebut menekankan bahwa keberhasilan mengangkat batu bukan sekadar soal kekuatan fisik semata, melainkan juga soal ketulusan niat dan keyakinan spiritual orang yang mencoba.
Karena itulah banyak pengunjung datang untuk mencoba tantangan ini, berharap niat baik dan harapan mereka terkabul setelah berhasil mengangkat batu.
Fenomena ini menarik perhatian wisatawan mancanegara. Beberapa waktu lalu, sejumlah wisatawan bule terlihat mencoba mengangkat batu keramat tersebut sebagai bentuk pengalaman budaya dan spiritual yang langka.
Sayangnya, seperti yang terlihat dalam dokumentasi kunjungan, upaya mereka tidak berhasil karena batu tersebut memang berat dan tantangannya sulit diatasi oleh siapa pun tanpa dukungan niat batin yang kuat.
Peristiwa ini justru semakin memperkuat daya tarik tempat ini sebagai destinasi wisata unik yang memadukan budaya lokal dan rasa ingin tahu para pelancong.
Selain tantangan mengangkat batu, masyarakat di sekitar situs juga menjaga keberadaan tempat ini melalui kegiatan tradisional yang bernilai budaya tinggi.
Setiap tanggal 1 Suro dalam kalender Jawa, warga masyarakat melaksanakan upacara adat Jamasan Watu Mbah Melik, sebuah ritual untuk membersihkan dan merawat batu keramat ini sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur, serta upaya mempertahankan tradisi lokal.

