BRANDA.CO.ID – Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air setelah komedian dan penyanyi terkenal, Boiyen, secara resmi mengajukan gugatan cerai terhadap sang suami, Rully Anggi Akbar, hanya dua bulan setelah mereka resmi menikah.
Gugatan Boiyen terhadap Rully Anggi Akbar tersebut dilayangkan ke Pengadilan Agama Tigaraksa, dan tercatat resmi terdaftar sejak 20 Januari 2026. Sidang perdana perceraian telah digelar pada 27 Januari 2026.
“Ada, tanggal 20 Januari 2026 telah terdaftar atas nama YR dan RAK. Kemudian, sidang pertama kemarin hari Selasa tanggal 27 Januari 2026,” kata Humas Pengadilan Agama Tigaraksa, Moh. Sholahuddin.
Perjalanan cinta Boiyen dan Rully Anggi Akbar sebenarnya dimulai jauh sebelum pernikahan mereka. Keduanya pertama kali berkenalan melalui pesan langsung di Instagram, di mana Rully mengirim DM yang pada awalnya sempat ragu akan ditanggapi.
Namun berkat dorongan dari orang terdekat, penyanyi tersebut akhirnya membuka komunikasi yang berlanjut, hingga mereka memutuskan bertemu secara langsung dan menjalani hubungan lebih serius.
Setelah kurang lebih dua tahun berpacaran, pasangan ini mengikat janji pernikahan pada 15 November 2025 di kawasan BSD, Tangerang Selatan, dalam sebuah acara yang terbilang mewah dan penuh perhatian dari penggemar.
Namun, kebahagiaan yang sempat dirasakan keduanya tidak berlangsung lama. Keputusan Boiyen untuk menggugat cerai Rully hanya dua bulan setelah masa bulan madu dimulai membuat publik banyak bertanya-tanya mengenai dinamika hubungan mereka.
Gugatan cerai ini diapresiasi sebagai langkah serius dari Boiyen untuk menyelesaikan persoalan rumah tangga, yang mungkin sudah tidak bisa lagi dipertahankan.
Meski rincian penyebab di balik gugatan cerai ini belum diungkapkan secara detail oleh pihak terkait, proses hukum ini terus berjalan dan akan memasuki tahapan sidang selanjutnya pada awal Februari 2026.
Sementara itu, hingga saat ini pihak Rully Anggi Akbar melalui kuasa hukumnya belum memberikan pernyataan lengkap terkait gugatan cerai yang tengah bergulir, memperlihatkan bahwa rumah tangga yang sebelumnya terlihat harmonis kini berada dalam ujian berat.

