BRANDA.CO.ID – Rangkaian kegiatan reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 yang dilaksanakan Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Metty Triantika, di Daerah Pemilihan (Dapil) IV resmi berakhir di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan penutup tersebut berlangsung hangat dan disambut antusias oleh masyarakat.
Kehadiran Metty di tengah warga Sukamulya menghadirkan kebanggaan tersendiri.
Figur yang selama ini mendapat dukungan kuat masyarakat itu kini dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, sekaligus menjadi perempuan pertama yang menjabat posisi tersebut sepanjang sejarah Cianjur.
Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi dialog dan penyampaian aspirasi.
Berbagai persoalan disampaikan secara terbuka, mulai dari kebutuhan infrastruktur desa, penguatan UMKM, hingga pemberdayaan perempuan.
Kepala Desa Sukamulya, Wawan Suwandi, S.IP., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan reses tersebut. Menurutnya, Metty dikenal responsif dan konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Kami menyampaikan langsung kebutuhan warga, khususnya terkait infrastruktur, penguatan UMKM, serta pemberdayaan perempuan, termasuk kader Posyandu dan guru PAUD. Kami berharap aspirasi ini mendapat perhatian dan pengawalan,” ujarnya.
Isu pemberdayaan perempuan menjadi salah satu sorotan utama dalam kegiatan tersebut.
Para kader Posyandu dan guru PAUD tampak antusias mengikuti dialog. Mereka berharap dukungan pemerintah daerah terus diperkuat melalui pelatihan, peningkatan kapasitas, serta penguatan peran perempuan dalam aktivitas sosial dan ekonomi desa.
Dalam sambutannya, Metty mendorong perempuan untuk percaya diri dan berani mengambil peran dalam pembangunan daerah.
“Perempuan harus berani maju dan berdaya. Kemajuan daerah tidak mungkin tercapai tanpa keterlibatan perempuan yang kuat dan mandiri,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa perempuan bukan sekadar pendamping, melainkan penggerak perubahan.
“Ketika perempuan diberi ruang dan kesempatan, mereka mampu menjadi kekuatan besar bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” tambahnya.
Metty yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat menegaskan, DPRD memiliki tanggung jawab memastikan kebijakan daerah berpihak secara adil, termasuk dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi keluarga.
“Aspirasi masyarakat yang kami serap dalam reses ini akan menjadi bahan penting dalam pembahasan dan pengawalan kebijakan di DPRD,” katanya.
Kegiatan di Desa Sukamulya menandai penutup rangkaian reses Ketua DPRD Cianjur di Dapil IV, setelah sebelumnya digelar di sejumlah desa di Kecamatan Mande, Ciranjang, dan Haurwangi.
Seluruh aspirasi yang dihimpun menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara kebijakan daerah dan kebutuhan riil masyarakat. ***

