BRANDA.CO.ID – Perayaan Tahun Baru Imlek bukan hanya identik dengan angpao, dekorasi merah, dan kumpul keluarga, tetapi juga sarat dengan tradisi serta pantangan yang dipercaya secara turun-temurun.
Dalam budaya Tionghoa, momen awal tahun dianggap sebagai penentu keberuntungan selama 12 bulan ke depan. Karena itu, setiap tindakan, ucapan, hingga kebiasaan kecil di hari pertama Imlek diyakini memiliki makna simbolis yang dapat memengaruhi rezeki, kesehatan, dan keharmonisan keluarga.
Ada sejumlah larangan saat Imlek yang dipercaya bisa membawa sial jika dilanggar, mulai dari menyapu rumah hingga mengucapkan kata-kata negatif. Meski tidak semua orang memegang teguh kepercayaan ini, pantangan tersebut tetap dihormati sebagai bagian dari warisan budaya yang kaya makna.
1. Men-yapu dan Membuang Sampah
Membersihkan rumah pada hari pertama Imlek dipercaya dapat menyapu keberuntungan dan rezeki, yang baru saja masuk ke dalam rumah. Untuk itu, tradisi menyapu biasanya dilakukan sebelum malam pergantian tahun.
2. Mencuci Pakaian & Keramas
Pada hari pertama dan kedua, mencuci pakaian atau keramas dianggap tabu karena kedua hari ini dipercayai sebagai hari kelahiran Dewa Air. Menggunakan air di hari tersebut dianggap bisa “melunturkan” rezeki keluarga.
3. Memotong Rambut
Potong rambut dipercaya seperti memotong aliran rezeki. Banyak orang memilih memotong rambut beberapa hari sebelum Imlek, agar tidak memutuskan hoki di awal tahun.
4. Minum Obat atau Mengonsumsi Obat
Ada kepercayaan bahwa minum obat pada hari pertama Imlek dapat membawa nasib buruk, berupa jatuh sakit sepanjang tahun sehingga aktivitas medis sering dihindari jika tidak darurat.
5. Menggunakan Benda Tajam seperti Pisau atau Gunting
Penggunaan alat tajam dipercaya dapat secara simbolik memotong hubungan atau keberuntungan. Itulah sebabnya banyak keluarga menghindari penggunaan gunting atau pisau saat perayaan.
6. Berbicara Kata-Kata Negatif
Mengucapkan kata negatif seperti “mati”, “sakit”, “bangkrut”, atau istilah-istilah buruk lainnya dianggap dapat “menarik” hal serupa ke dalam hidup. Sebaliknya, ucapan positif seperti Gong Xi Fa Cai disarankan untuk menarik energi baik.
7. Mengenakan Pakaian Warna Hitam atau Putih
Hitam dan putih identik dengan duka cita dalam budaya Tionghoa. Mengenakannya saat Imlek dipercaya bisa membawa energi negatif, sedangkan warna cerah seperti merah justru dianggap membawa keberuntungan.
8. Makan Bubur Saat Sarapan
Sarapan dengan bubur dipercaya berkaitan dengan kehidupan sederhana dan miskin di masa lalu. Oleh sebab itu, menyantap bubur di pagi hari saat Imlek dianggap membawa makna kurang beruntung.
9. Menagih Utang atau Meminjam Uang
Melakukan urusan utang piutang pada hari perayaan dianggap membawa beban untuk seluruh tahun keuangan Anda. Semua urusan finansial sebaiknya diselesaikan sebelum Imlek tiba.
10. Memberi Hadiah yang Tidak Sopan
Beberapa jenis hadiah seperti buku, jam atau payung dianggap tabuh karena mengandung unsur makna negatif, misalnya mirip dengan kehilangan atau akhir hidup. Sebaiknya pilih hadiah bernilai positif seperti angpao, buah jeruk, atau snack manis.

