BRANDA.CO.ID – Dalam semangat menyambut Ramadan 1447 Hijriah, komunitas Path of Peace (@pathofpeace.official) sukses menggelar Sanlat Jumbo bertajuk “Journey to Be a Muslim Hero”.
Kegiatan yang berlangsung pada 28 Februari hingga 1 Maret 2026 ini digelar di Masjid Al Murabbi, Jalan Prof. Dr. Ir. Sutami No.122, Bandung.
Ketua Pelaksana Sanlat JUMBO, Riyani Sufeliati, menuturkan bahwa kegiatan tersebut diikuti lebih dari 155 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai RA/TK, SD/SDIT/MI hingga SMP di wilayah Bandung dan Cimahi.
Beberapa sekolah yang turut berpartisipasi di antaranya SD Darul Hikam, SDN 113 Banjarsari, SD El Fitra, SD Daarut Tauhid, SD IT Nur Al Rahman, serta SMPN 15 Bandung.
“Konsepnya mengusung pembinaan karakter Islami yang menyenangkan, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Riyani melalui keterangan tertulisnya, Selasa (2/3/2026).
Menurutnya, sanlat ini secara khusus menyasar Generasi Alpha, generasi yang tumbuh di era digital dengan arus informasi yang sangat cepat.
Path of Peace ingin menghadirkan ruang pembentukan identitas diri yang kuat agar anak-anak tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga menjadi Muslim unggul yang berakhlak, berilmu, dan tangguh secara spiritual.
Tema “Muslim Hero” diangkat untuk menanamkan pemahaman bahwa pahlawan sejati bukanlah figur fiksi, melainkan para pejuang Islam yang meneladani akhlak dan perjuangan Muhammad SAW beserta para sahabatnya.
“Anak-anak diajak memahami nilai keberanian, kejujuran, pengorbanan, kepedulian sosial, dan kepemimpinan sebagai karakter utama seorang Muslim melalui berbagai simulasi permainan dan penyampaian materi yang dikemas menarik,” imbuhnya.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian kegiatan edukatif dan aplikatif, mulai dari tadabbur ayat, games edukatif islami kolaboratif, hingga storytelling inspiratif tentang Muhammad Al-Fatih yang disampaikan pendongeng boneka muslimah, Syifa Khaironnisa.
“Di tengah derasnya arus budaya global, anak-anak perlu figur hero yang nyata dan berakar pada nilai Islam. Kami ingin mereka bangga menjadikan Rasulullah dan para pejuang Islam sebagai teladan utama,” ungkap Riyani.

Suasana masjid yang hangat dan penuh kebersamaan selama sanlat berlangsung menghadirkan pengalaman Ramadan yang bermakna bagi para peserta.
Kegiatan ini pun diharapkan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan langkah awal membangun generasi yang siap menjadi agen perubahan di masyarakat.
Kesuksesan acara ini turut didukung berbagai pihak, di antaranya Donatpops, Syahidah Indonesia, Arunikekka, Wardah, Pempek Sudagar, Strawberry Gie, Okane Mochi, Mizan, Waroeng Spesial Sambal, Ron 88, Es Teller Umi Elit, Es Kuwut Teh Eka, Terasland BGRS, Indonesia Berbagi Foundation, Isillo, dan sejumlah sponsor lainnya.
“Kolaborasi antara komunitas, sekolah, orang tua, dan para sponsor menjadi bukti bahwa pembinaan Generasi Alpha membutuhkan sinergi banyak pihak,” tutupnya.
Path of Peace berharap kegiatan ini menjadi awal lahirnya generasi Muslim yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh iman, kuat adab, serta siap menjadi Muslim Hero di zamannya.***

