Pasar Marema Bangkit Setelah 11 Tahun Vakum, Kembali Warnai Ramadan Kota Sukabumi 

Pasar Marema kembali hadir secara resmi warnai Ramadan di Kota Sukabumi. (Foto: Branda.co.id)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Setelah lebih dari satu dekade menghilang dari denyut Ramadan di Kota Sukabumi, Pasar Raya Ramadan atau yang dikenal warga sebagai Pasar Marema akhirnya kembali hidup.

Deretan lapak mulai berdiri di sepanjang Jalan Kapten Harun Kabir, pedagang membuka dagangannya, sementara warga berdatangan mencari kebutuhannya menjelang Lebaran.

Kembalinya pasar yang dulu menjadi salah satu pusat keramaian Ramadan itu menandai bangkitnya kembali tradisi yang sempat terhenti selama 11 tahun.

Senin (9/3/2026), Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, datang langsung meninjau aktivitas di kawasan Pasar Marema. Ia menyusuri lapak-lapak pedagang, menyapa warga, sekaligus memastikan kegiatan pasar Ramadan tersebut berjalan dengan baik.

“Setelah sekitar 11 tahun tidak berjalan, kini Pasar Marema Kota Sukabumi kembali hadir,” kata Ayep.

Bagi Pemerintah Kota Sukabumi, kembalinya Pasar Marema bukan hanya soal nostalgia Ramadan, tetapi juga bagian dari upaya menggerakkan kembali ekonomi masyarakat. Ratusan lapak disiapkan untuk memberi ruang usaha bagi para pedagang selama bulan suci.

Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi warga, pasar tersebut juga memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi.

“Dari Pasar Marema ini ada kontribusi untuk Pemerintah Kota Sukabumi sekitar Rp170 juta,” ujarnya.

Ayep berharap keberadaan pasar Ramadan tersebut mampu menarik lebih banyak pengunjung sehingga aktivitas ekonomi masyarakat bisa semakin bergeliat.

“Mudah-mudahan pengunjungnya banyak, sehingga para pedagang bisa mendapatkan keuntungan,” katanya.

Ketua Pelaksana Pasar Marema, Erwin Budiman, mengakui jumlah pengunjung masih belum maksimal. Pasalnya, hari-hari awal penyelenggaraan, geliat Pasar Marema belum sepenuhnya terasa.

Menurutnya, cuaca menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingkat keramaian. Hujan yang hampir setiap hari mengguyur Kota Sukabumi membuat aktivitas masyarakat di luar rumah berkurang.

“Memang belum sepenuhnya ramai, tetapi hari ini sudah mulai terlihat peningkatan jumlah pembeli,” kata Erwin.

Dari total 646 lapak yang disiapkan, tingkat keterisian saat ini baru mencapai sekitar 60 persen. Meski demikian, panitia tetap optimistis jumlah pedagang dan pengunjung akan terus bertambah seiring berjalannya Ramadan.

“Semoga ke depan semakin ramai. Rencananya Pasar Marema ini akan berlangsung hingga malam takbiran,” ujarnya.

Bagi warga Sukabumi, kembalinya Pasar Marema bukan sekadar menghadirkan tempat berbelanja menu berbuka puasa.

Pasar Marema Kota Sukabumi menjadi penanda bahwa tradisi Ramadan yang sempat hilang kini kembali berdenyut menghidupkan jalanan kota, membuka ruang usaha bagi pedagang, dan mengembalikan keramaian yang dulu begitu lekat dengan bulan suci.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist