Momentum Ramadhan, Dapur MBG Mubarakah Gegerbitung 1 Perkuat Sinergi Lewat Buka Bersama

Dapur MBG Mubarokah Gegerbitung 1 menggelar buka bersama bersama sejumlah unsur. (Foto: Her)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Berbagi berkah di bulan suci Ramadhan, SPPG Dapur MBG Mubarakah Gegerbitung 1 menggelar kegiatan buka bersama (buber) dan silaturahmi dengan relawan serta perwakilan sekolah penerima manfaat di Kabupaten Sukabumi, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan berlangsung di dapur MBG Mubarakah tersebut diisi dengan pembagian bingkisan serta kegiatan sosial berupa santunan kepada puluhan anak yatim yang berdomisili di sekitar dapur.

Mitra dapur Mubarakah, Ani Andriyani, mengatakan kegiatan ini juga dirangkaikan dengan rapat koordinasi yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari relawan, kepala sekolah, PIC penerima manfaat hingga para kader.

“Hari ini kami menyelenggarakan rapat koordinasi dengan berbagai unsur, baik relawan, kepala sekolah, maupun PIC dari penerima manfaat dan juga kader,” ujarnya.

Ia menjelaskan, momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi melalui kegiatan buka puasa bersama seluruh pihak yang terlibat dalam program tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan program sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Kami ingin mempererat silaturahmi sekaligus berkomitmen menjalankan program ini dengan baik sesuai standar BGN,” katanya.

Ani menambahkan, program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima manfaat dengan menghadirkan makanan bergizi yang berkualitas.

Dengan demikian, program tersebut diharapkan mampu berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Harapannya para penerima manfaat benar-benar mendapatkan haknya, yaitu makan bergizi gratis yang berkualitas sehingga berdampak pada peningkatan kualitas SDM,” jelasnya.

Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, mitra pelaksana, serta para penerima manfaat.

Selain itu, komunikasi yang baik di antara seluruh pihak juga dinilai penting agar setiap kekurangan dalam pelaksanaan program dapat segera diperbaiki.

“Jika ada hal-hal yang perlu kami perbaiki, kami akan segera melakukan perbaikan sehingga tidak menimbulkan resistensi antara pemerintah, mitra, dan penerima manfaat,” pungkasnya. (Her)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist