Serba Serbi Idulfitri, Ini 9 Tradisi Lebaran di Indonesia Paling Khas

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Idulfitri menjadi momen spesial di Indonesia, penuh dengan ragam tradisi Lebaran yang unik dan sarat makna. Setiap daerah memiliki cara tersendiri untuk merayakan hari kemenangan, mulai dari penyajian ketupat hingga ritual berkumpul bersama keluarga.

Tidak lengkap rasanya tanpa menyelami tradisi Lebaran yang telah turun-temurun, mencakup kegiatan saling bermaaf-maafan hingga tradisi mudik, yang menyatukan perantau dengan kampung halaman.

Nah kali ini, kami akan mengulas deretan tradisi Lebaran paling khas, membuktikan betapa kaya dan beragam budaya Indonesia dalam merayakan Idul Fitri.

1. Ketupat

Tak lengkap rasanya Lebaran tanpa ketupat, makanan khas berbahan dasar beras yang dianyam dengan anyaman daun kelapa muda.

Ketupat biasanya disajikan bersama opor ayam, rendang, sambal goreng, dan lauk lain yang menggugah selera, menjadi simbol santapan penuh makna untuk merayakan kebersamaan keluarga.

2. Salam Tempel dan THR

Tradisi salam tempel adalah kebiasaan membagi amplop berisi uang (Tunjangan Hari Raya atau THR) kepada anak-anak dan anggota keluarga yang lebih muda. Ini menjadi salah satu momen yang paling ditunggu oleh anak-anak saat Lebaran tiba.

3. Baju Baru

Banyak keluarga di Indonesia berbelanja baju baru sebelum Lebaran sebagai simbol menyambut hari penuh kemenangan. Momen ini juga sering dimanfaatkan oleh pedagang dengan berbagai promo menarik menjelang hari raya.

4. Parcel Lebaran

Selain THR, pertukaran parcel atau bingkisan Lebaran juga populer di banyak keluarga. Parcel biasanya berisi makanan ringan, minuman, hingga hadiah kecil lainnya yang disiapkan khusus untuk keluarga dan kerabat.

5. Takbiran

Malam sebelum Lebaran, masyarakat Indonesia mengadakan Takbiran, pawai atau kumpulan suara takbir yang dilantunkan bersama-sama. Aktivitas ini sering dibarengi dengan pengumandangan bedug, pawai keliling kampung, maupun acara di masjid atau lapangan.

6. Petasan & Kembang Api

Tak hanya suara takbir yang menggema, langit pun dihiasi dengan kembang api dan suara petasan yang menambah suasana Lebaran semakin meriah. Kebiasaan ini biasanya dimulai setelah shalat Idul Fitri maupun saat malam takbiran.

7. Ziarah Kubur atau Nyekar

Sebelum atau sesudah hari raya, banyak keluarga yang melakukan ziarah kubur atau nyekar ke makam sanak saudara untuk membersihkan makam, mendoakan yang telah tiada, dan mengenang jasa serta kenangan bersama. Tradisi ini mencerminkan nilai hormat dan pengingat akan pentingnya keluarga.

8. Halal bi Halal

Salah satu inti dari Lebaran adalah mempererat hubungan dengan keluarga besar, sahabat, dan tetangga melalui Halal bi Halal. Di hari pertama Lebaran, tradisi ini menjadi waktu untuk saling bermaafan dan berkunjung dari satu rumah ke rumah lain.

9. Mudik

Tradisi mudik adalah bagian tak terpisahkan dari Lebaran di Indonesia. Jutaan orang dari berbagai kota akan kembali ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga besar. Momen ini sering menjadi pemandangan khas setiap tahunnya, dengan jalanan, terminal, dan stasiun penuh sesak oleh pemudik.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist