Agenda Paripurna DPRD Cianjur: Fokus pada Penguatan Pancasila dan Evaluasi Propemperda

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.IDKetua DPRD Cianjur, Metty Triantika, memimpin Rapat Paripurna di gedung DPRD pada Kamis (22/5/2025) malam. Rapat yang dihadiri Bupati Mohammad Wahyu Ferdian ini fokus membahas dua isu utama: pembinaan ideologi Pancasila dan perubahan Propemperda.

Menurut Ketua DPRD Cianjur, Metty Triantika, pertemuan antara eksekutif dan legislatif tersebut diadakan dalam rapat paripurna untuk mendengarkan pendapat akhir bupati terkait rancangan Perda pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan.

“Penetapan berita acara tentang persetujuan bersama bupati dan DPRD,” katanya.

Lebih lanjut ia menyampaikan lalu penetapan keputusan DPRD tentang perubahan atas program pembentukan Perda 2025.

“Dasar utama yaitu adanya dua raperda usulan dari bupati direncanakan masuk dalam tahun anggaran 2025,” terang Metty.

Ia juga menyampaikan, untuk menjaga dan menguatkan nilai-nilai Pancasila di masyarakat. Ada tiga hal dilakukan seperti halnya melalui pendekatan budaya, internalisasi di semua level pendidikan, dan penegakan hukum.

“Terhadap hal-hal yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila,” papar Metty.

Ketua DPRD Cianjur menambahkan strategi pembinaan ideologi ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan, yaitu diaktualisasikan dalam bidang kenegaraan oleh WNI, ideologi sebagai perekat pemersatu harus ditanamkan.

“Nah! Selain itu ideologi harus dijadikan panglima. Artinya bukan sebaliknya,” tandasnya

Sementara itu, Bupati Cianjur, Wahyu mengatakan bahwa bersama DPRD telah menggelar dua agenda paripurna, pertama terkait perubahan propemperda yaitu perencanaan program pembentukan peraturan daerah dalam satu tahun anggaran.

“Ya! Khususnya untuk tahun 2025,” ucapnya.

Bupati Cianjur mengapresiasi atas kerja sama antara legislatif dan eksekutif dalam mendukung penguatan nilai-nilai kebangsaan serta penataan regulasi daerah.

“Dasar utama direncanakan masuk dalam tahun anggaran saat ini,” katanya.

Ia juga menyampaikan, dalam konteks ini, tujuan utama memperkenalkan dan menjelaskan berbagai aspek ideologi Pancasila, nilai-nilai, serta maknanya kehidupan sehari-hari.

“Sikap positif terhadap Pancasila dapat diwujudkan dengan tidak melakukan pola hidup berlebihan,” terang Bupati Cianjur.

Ia menambahkan menjunjung perdamaian, menghindari kekerasan, bersikap terbuka, dan menghindari sikap kedaerahan berlebihan. Pancasila yaitu pandangan hidup dan jati diri bangsa nilai-nilai dasar bersifat nasional dan melandasi kebudayaan bangsa.

“Nilai ini merupakan perwujudan dari cita-cita hidup berbangsa,” tutup Wahyu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist