Candi Arjuna Dieng, Warisan Mataram Kuno yang Masih Berdiri Kokoh

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Candi Arjuna Dieng merupakan salah satu destinasi wisata sejarah paling terkenal di kawasan Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Kompleks candi Hindu yang berdiri di dataran tinggi ini tidak hanya menawarkan keindahan arsitektur kuno, tetapi juga menyimpan nilai sejarah penting terkait perkembangan agama Hindu di Pulau Jawa.

Candi Arjuna Dieng diperkirakan dibangun sekitar abad ke-8 Masehi pada masa Kerajaan Mataram Kuno, khususnya Wangsa Sanjaya. Candi ini menjadi salah satu bukti awal penyebaran agama Hindu di Jawa dan termasuk dalam kawasan percandian tertua di Indonesia.

Menurut catatan sejarah, kompleks Candi Arjuna Dieng ini ditemukan kembali pada awal abad ke-19 setelah lama tertutup dan tergenang air.

Upaya pengeringan, pendataan, serta dokumentasi kemudian dilakukan secara bertahap hingga kawasan candi berhasil dipugar dan dilestarikan. Saat ini, Candi Arjuna menjadi salah satu situs cagar budaya yang dikelola dan dijaga kelestariannya oleh pemerintah.

Pada masa lampau, Candi ini berfungsi sebagai tempat ibadah dan pemujaan umat Hindu, terutama yang berkaitan dengan pemujaan Dewa Siwa. Fungsi religius tersebut diperkuat oleh berbagai temuan arkeologis di kawasan Dieng yang menunjukkan aktivitas keagamaan Hindu pada masa Mataram Kuno.

Saat ini, selain menjadi objek wisata sejarah, Candi Arjuna juga dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan edukasi dan budaya, seperti kunjungan studi dan penelitian, penulisan karya ilmiah, kegiatan seni dan budaya, fotografi dan dokumentasi, serta aktivitas sosial kemasyarakatan.

Secara arsitektural, Candi Arjuna memiliki karakteristik khas candi Hindu Jawa Tengah. Bangunan utama berbentuk bujur sangkar dengan ukuran sekitar 6 x 6 meter dan menghadap ke arah barat.

Pada bagian pintu masuk dan relung-relung candi terdapat hiasan Kala Makara yang menjadi ciri khas arsitektur candi Hindu kuno.

Struktur candi terdiri atas tiga bagian utama, yaitu Bhurloka yang melambangkan dunia manusia, Bhurwaloka yang melambangkan alam peralihan, dan Swarloka yang melambangkan alam para dewa.

Atapnya bertingkat tiga dan semakin mengecil ke bagian atas dengan bentuk menyerupai gaya arsitektur India Selatan atau Dravida. Ornamen serta tata ruangnya menunjukkan perpaduan antara budaya India dan tradisi lokal Jawa Kuno.

Lokasi Candi Arjuna

Candi Arjuna berada di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Lokasinya terletak di kawasan Dataran Tinggi Dieng yang terkenal dengan udara sejuk dan panorama alam pegunungan yang memukau.

Posisinya juga hanya sekitar 500 meter dari titik nol kilometer Dieng sehingga mudah dijangkau wisatawan.

Harga Tiket Masuk Candi Arjuna

Wisatawan yang ingin berkunjung ke Candi Arjuna dapat membeli tiket terusan yang juga mencakup akses ke objek wisata Kawah Sikidang. Harga tiket masuk yang disebutkan dalam sumber adalah sekitar Rp30.000 per orang. Selain itu, kawasan wisata ini umumnya beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 16.30 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist