BRANDA.CO.ID – Es pisang ijo menjadi salah satu kuliner khas Makassar yang selalu berhasil menggugah selera. Perpaduan pisang yang lembut, balutan adonan hijau yang kenyal, siraman kuah santan manis, dan es batu membuat hidangan ini cocok dinikmati saat cuaca panas.
Tak heran jika es pisang ijo masih menjadi salah satu jajanan tradisional favorit masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang nikmat, proses pembuatannya ternyata cukup sederhana sehingga bisa dicoba sendiri di rumah.
Es pisang ijo ini sendiri merupakan hidangan tradisional yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan. Sajian ini memiliki ciri khas berupa pisang matang yang dibalut adonan tepung berwarna hijau, kemudian disajikan bersama kuah santan manis dan es batu.
Berikut Bahan-Bahan yang Dibutuhkan
- 4 buah pisang kepok matang
- 200 gram tepung ketan
- 1 sendok makan air daun pandan sebagai pewarna alami (opsional)
- 200 ml santan kental
- 100 gram gula pasir
- 1/4 sendok teh garam
- Daun pandan secukupnya
- Daun pisang untuk membungkus
Cara Membuat Es Pisang Ijo
1. Kukus pisang
Kupas pisang kepok, lalu kukus hingga matang dan empuk. Setelah itu haluskan menggunakan garpu.
2. Buat adonan hijau
Campurkan tepung ketan dengan air daun pandan hingga menjadi adonan yang lembut dan mudah dibentuk.
3. Bungkus pisang
Pipihkan adonan di atas daun pisang, kemudian letakkan pisang yang sudah dihaluskan di bagian tengah. Bungkus hingga seluruh pisang tertutup adonan.
4. Kukus kembali
Kukus adonan selama sekitar 20–25 menit hingga matang dan padat. Setelah matang, biarkan dingin.
5. Potong sesuai selera
Setelah dingin, potong-potong pisang ijo menjadi beberapa bagian.
6. Buat kuah santan
Masak santan bersama gula pasir dan garam sambil diaduk hingga gula larut dan kuah sedikit mengental.
7. Sajikan
Susun potongan pisang ijo di dalam mangkuk, siram dengan kuah santan, lalu tambahkan es batu agar lebih segar.
Alternatif Pengganti Santan
Bagi yang ingin mengurangi konsumsi santan atau memiliki pantangan tertentu, ada beberapa bahan yang bisa digunakan sebagai pengganti.
Beberapa alternatif tersebut antara lain:
- Susu kedelai
- Yoghurt
- Susu almond
Ketiga bahan tersebut dapat memberikan rasa gurih meski karakter rasanya sedikit berbeda dibandingkan santan. Penggunaannya juga bisa menjadi pilihan yang lebih rendah lemak.

