Kebakaran KM Mutiara Sentosa, Nakhoda Hilang Kontak Setelah Kirim Laporan Darurat

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Insiden kebakaran yang menimpa KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Madura, Jawa Timur, masih menjadi perhatian. Di tengah upaya penyelamatan ratusan penumpang, muncul informasi bahwa nakhoda kapal sempat melaporkan kondisi darurat sebelum akhirnya komunikasi dengan kapal terputus.

Hingga kini, tim SAR gabungan bersama TNI AL, Polairud, dan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi, terus melakukan proses evakuasi serta pemantauan terhadap kondisi KM Mutiara Sentosa yang terbakar.

Berdasarkan informasi dari pihak operator kapal, nahkoda KM Mutiara Sentosa II sempat menghubungi perusahaan untuk melaporkan adanya kebakaran di atas kapal sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB pada Minggu (2/8/2026). Namun, tidak lama setelah laporan darurat tersebut disampaikan, komunikasi dengan kapal terputus atau hilang kontak.

“Pihak perusahaan kapal mendapat info dari nakhoda bahwa kapal terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00-07.00 WIB dan setelah itu nakhoda tidak dapat dihubungi kembali,” ujar Nanang berdasarkan laporan operasi SAR Surabaya.

Putusnya komunikasi membuat proses penanganan menjadi semakin mendesak. Tim penyelamat segera dikerahkan menuju lokasi untuk memberikan bantuan kepada para penumpang dan awak kapal.

Dalam proses penyelamatan, sejumlah kapal yang sedang melintas di sekitar lokasi kebakaran ikut membantu mengevakuasi penumpang.

Kapal tunda TB Hasnur 26 dan kapal British Mentor menjadi dua di antara armada yang lebih dulu memberikan pertolongan kepada korban di tengah laut. Sementara itu, KN SAR 249 Permadi diberangkatkan dari Surabaya menuju lokasi kejadian untuk memperkuat operasi penyelamatan.

Kolaborasi berbagai unsur tersebut dilakukan agar seluruh penumpang dapat segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Menurut data terbaru dari pihak kepolisian, KM Mutiara Sentosa II membawa 232 penumpang, yang sebagian besar merupakan sopir dan kernet kendaraan logistik. Selain itu, kapal juga mengangkut 181 unit kendaraan, terdiri atas sepeda motor, mobil, truk sedang, truk besar, tronton, hingga alat berat.

Besarnya jumlah penumpang dan muatan membuat proses evakuasi membutuhkan koordinasi yang matang antara seluruh tim penyelamat.

Hingga saat ini, prioritas utama petugas adalah memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat. Setelah proses penyelamatan selesai, otoritas terkait akan melakukan pendataan serta pemeriksaan kondisi kesehatan para korban.

Pihak berwenang juga terus memantau perkembangan situasi di lokasi kebakaran sembari memastikan tidak ada penumpang yang tertinggal di atas kapal.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran KM Mutiara Sentosa II masih dalam proses penyelidikan. Investigasi akan dilakukan setelah situasi di lokasi dinyatakan aman dan seluruh proses evakuasi selesai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist