BRANDA.CO.ID – Upaya memperkuat layanan kesehatan perempuan terus menjadi perhatian Pemerintah Kota Sukabumi. Melalui kolaborasi Tim Penggerak PKK dan Dinas Kesehatan, program PERMATA (Perempuan Sehat, Keluarga Kuat) diwujudkan dalam kegiatan SRIKANDI (Skrining Kanker Sejak Dini) Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim Terintegrasi CKG yang digelar di Puskesmas Pembantu Babakan, Kecamatan Cibeureum, Jumat (7/8/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas akses deteksi dini sekaligus membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan kanker pada perempuan.
Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, hadir langsung melakukan monitoring pelaksanaan kegiatan.
Turut mendampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Ida Halimah, Camat Cibeureum Yanwar Ridwan, Ketua TP-PKK Kecamatan Cibeureum, serta kader-kader PKK yang mengikuti rangkaian skrining dan edukasi kesehatan.
Ranty menegaskan, kesehatan perempuan merupakan fondasi utama bagi terbangunnya keluarga yang sehat, kuat, dan sejahtera.
Karena itu, Program PERMATA tidak hanya berorientasi pada pelayanan kesehatan, tetapi juga membangun budaya pencegahan melalui deteksi dini penyakit yang berisiko tinggi menyerang perempuan.
“Kesehatan perempuan adalah investasi bagi masa depan keluarga. Melalui deteksi dini, kita dapat mencegah risiko yang lebih besar dan meningkatkan kualitas hidup perempuan. Saya berharap kader PKK dapat terus menjadi penggerak edukasi kesehatan di tengah masyarakat sehingga semakin banyak perempuan yang memanfaatkan layanan skrining,” ujar Ranty.
Ia menilai kegiatan SRIKANDI menjadi contoh nyata sinergi antara TP-PKK dan Dinas Kesehatan dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Kehadiran kader PKK di setiap lingkungan juga dinilai memiliki peran strategis sebagai penghubung informasi kesehatan sekaligus penggerak perubahan perilaku hidup sehat di tingkat keluarga.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah, menjelaskan bahwa SRIKANDI merupakan bagian dari percepatan deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim melalui layanan SADANIS, IVA Test, serta HPV DNA yang diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang memenuhi kriteria sasaran.
Menurutnya, semakin dini suatu risiko diketahui, semakin besar peluang penanganan dapat dilakukan secara efektif.
Oleh karena itu, peningkatan cakupan skrining menjadi salah satu fokus utama Dinas Kesehatan dalam menekan angka kesakitan dan kematian akibat kanker pada perempuan.
Pelaksanaan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan pendekatan promotif dan preventif di bidang kesehatan.
Melalui keterlibatan pemerintah kecamatan, puskesmas, kader PKK, dan masyarakat, edukasi mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin diharapkan semakin meluas hingga menjangkau kelompok perempuan yang selama ini belum pernah melakukan skrining.
Ketua TP-PKK Kota Sukabumi memandang bahwa investasi di bidang kesehatan perempuan tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga menentukan kualitas keluarga dan generasi mendatang.
Karena itu, sinergi lintas sektor akan terus diperkuat agar layanan deteksi dini semakin mudah diakses, sehingga perempuan Kota Sukabumi memiliki kesempatan lebih besar untuk hidup sehat, produktif, dan berkualitas.

