BRANDA.CO.ID – Pendakian Puncak Carstensz Pyramid di Papua yang diikuti musisi Fiersa Besari sempat diwarnai kekhawatiran, terutama bagi keluarga dan para penggemarnya.
Pasalnya, kabar duka datang dari rombongan pendakian tersebut, di mana dua pendaki dilaporkan meninggal dunia akibat hipotermia. Namun, kabar baik datang dari Fiersa yang telah menghubungi sang istri, Siti Aqia Nurfadla.
Kekhawatiran bermula ketika kabar duka menyebar, terkait meninggalnya dua pendaki dalam rombongan Fiersa Besari. Kondisi cuaca ekstrem di Puncak Carstensz menjadi tantangan berat bagi para pendaki.
Siti Aqia Nurfadla, istri Fiersa, sempat mengungkapkan kekhawatirannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia memohon doa dari para pengikutnya, agar suaminya dan rombongan pendaki lainnya diberikan keselamatan.
“Teman-teman, terima kasih atas perhatiannya, atas rasa khawatirnya yang sama denganku. Semoga mereka di sana baik-baik saja, pulang tanpa kurang apa pun. Aku tidak bisa membagikan apa-apa karena tidak berhak dan tidak tahu jelas keadaan di sana,” tulis Aqia.
Dalam unggahan lainnya, Aqia memperlihatkan tangkapan layar percakapan WhatsApp dengan Fiersa yang belum terbalas. Ia meminta suaminya untuk segera pulang, terutama karena Fiersa akan merayakan ulang tahun pada 3 Maret.
Kabar baik akhirnya datang dari Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, yang mengonfirmasi bahwa Fiersa dalam kondisi sehat dan telah berada di hotel. Informasi ini kemudian diperkuat oleh manajer Fiersa, Ubay, yang menyatakan bahwa sang musisi telah menghubungi keluarga dan mengabarkan kondisinya baik-baik saja.
“Untuk kondisi Fiersa Besari dalam kondisi sehat dan sudah berada di hotel,” kata AKBP Billyandha Hildiario Budiman.
Manajer Fiersa Besari, Ubay, juga memberikan kabar yang melegakan. Dia mengatakan Fiersa sudah menghubungi keluarga dan mengabarkan kondisinya baik-baik saja.

