Intip Ragam Tradisi Tanah Sunda Warisan, Leluhur yang Lestari

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Tanah Sunda, dengan segala keindahan alamnya, juga menyimpan segudang tradisi yang kaya dan mengakar kuat dalam kehidupan masyarakatnya.

Dari ujung timur hingga barat, setiap jengkal Tanah Sunda memancarkan warisan leluhur yang tak lekang oleh waktu, menghadirkan mozaik budaya yang memesona.

Keunikan setiap tradisi di Tanah Sunda tidak hanya menjadi penanda identitas, tetapi juga cerminan kearifan lokal yang terus dijaga dan dilestarikan secara turun-temurun.

Salah satu tradisi yang paling dikenal adalah Upacara Adat Seren Taun. Ini adalah festival panen raya yang diselenggarakan setiap tahun oleh masyarakat agraris di beberapa daerah, seperti Kuningan dan Sukabumi.

Seren Taun bukan sekadar syukuran atas melimpahnya hasil bumi, tapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan melestarikan budaya nenek moyang.

Selain itu, ada pula Ngarot, tradisi yang lazim ditemukan di Indramayu. Ngarot merupakan upacara penyucian diri bagi para pemuda dan pemudi yang akan terjun ke sawah untuk pertama kalinya.

Dengan busana tradisional yang khas dan diiringi alunan gamelan, Ngarot menjadi simbol kesiapan dan kesakralan dalam memulai kehidupan sebagai petani.

Tak kalah menarik adalah tembuni, yakni upacara adat yang dilakukan masyarakat Sunda untuk memperlakukan dan menguburkan ari-ari, atau plasenta bayi yang baru lahir.

Bagi masyarakat Sunda, ari-ari bukan sekadar organ sisa persalinan, melainkan dianggap sebagai “kakak” atau “saudara kembar” bagi si bayi, yang telah menemani dan melindungi selama dalam kandungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist