Kembali Dibuka, Yuk Intip Keindahan Curug Panganten di Ciamis

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Berada di Dusun Cukang Uncal, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, wisata alam Curug Panganten menyuguhkan keindahan alam yang menenangkan hati.

Curug Panganten juga mampu menyuguhkan air bening dan udara sejuk, karena bersumber langsung dari pegunungan. Ia mengalir dari ketinggian sekitar 10 meter, dan mengalir di pertemuan dua sungai, yaitu Cipanyeuseuhan dan Cileueur.

Dikelilingi panorama hijau dari Gunung Sawal dan hamparan sawah, Curug Panganten jadi lokasi favorit untuk healing dan olahraga air ringan seperti body rafting.

Menariknya, air terjun ini mudah diakses dari pusat Kota Ciamis, hanya 13 km dari Alun-alun, sekitar 30 menit perjalanan dengan motor. Lokasinya pun sudah tersedia di Google Maps, dengan sinyal internet yang cukup kuat.

Tak hanya itu, fasilitas penunjang yang tersedia juga cukup memenuhi kebutuhan pengunjung, yakni ada musala, toilet dan tempat bilas, warung makan, dan lahan parkir luas khusus sepeda motor.

Bagi penggemar wahana ekstrem, pihak pengelola menawarkan tiga paket body rafting yang bikin liburan makin berkesan:

  • Paket I – Rp 35.000/orang
    Fasilitas: pelampung, helm, 2 guide, dokumentasi gratis, durasi 2 jam.
  • Paket II – Rp 55.000/orang
    Tambahan makan (mie ayam atau nasi liwet biasa) dan air mineral, durasi tetap 2 jam
    .
  • Paket III – Rp 75.000/orang
    Termasuk tiket masuk/parkir, pelampung, helm, nasi liwet komplit dengan ayam atau ikan bakar, kopi khas Gunung Sawal, air mineral, guide, dokumentasi gratis, dan durasi “sepuasnya”
    .

Seperti yang diketahui, pada 5 April 2025, seorang pengunjung berusia 17 tahun asal Tasikmalaya, Rifki Juliansyah, dilaporkan tenggelam di Curug Panganten saat berenang.

Setelah dievakuasi oleh petugas di sana, korban dibawa ke Puskesmas Sadananya namun dinyatakan meninggal dunia. Akibat kejadian tersebut, wisata ini ditutup sementara mulai 6 April 2025.

Setelah evaluasi menyeluruh, Curug Panganten akhirnya kembali dibuka pada 15 Juli 2025. Pengelola baru telah ditetapkan melalui SK resmi dari Pemerintah Desa Tanjungsari; SOP dan sistem keselamatan pun diperketat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist