Rapat Dinas April 2026 Fokus Pada Disiplin ASN Pajak Daerah Dan Layanan Publik Berkualitas

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan pentingnya disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Hal tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Dinas Bulan April 2026 di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/4/2026).

Rapat yang dipandu Sekretaris Daerah Ade Suryaman ini dihadiri Wakil Bupati Andreas, para kepala perangkat daerah, asisten daerah, staf ahli, kepala bagian, hingga camat se-Kabupaten Sukabumi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perangkat daerah atas kontribusinya dalam meningkatkan Indeks Reformasi Birokrasi. Selain itu, diserahkan pula sertifikat akreditasi laboratorium milik Dinas Lingkungan Hidup sebagai bentuk peningkatan kualitas layanan publik.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari sejumlah instansi, di antaranya Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Cibadak, Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Kesehatan.

Bupati Asep Japar menegaskan bahwa disiplin ASN harus tetap dijaga, termasuk dalam pelaksanaan Work From Home (WFH).

“WFH harus tetap disiplin. Jangan sampai yang dijadwalkan bekerja justru tidak berada di tempat, apalagi sampai di luar kota,” tegas Asep Japar.

Selain itu, Bupati juga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak yang dinilai masih memiliki potensi besar.

Ia mengapresiasi kebijakan Gubernur Jawa Barat terkait kemudahan pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP pemilik lama, yang dinilai dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak.

“Pajak ini langsung masuk ke kas daerah. Kita perlu jemput bola agar masyarakat lebih mudah dan sadar membayar pajak,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi mencanangkan program operasi gabungan pajak kendaraan sekaligus layanan pembayaran pajak di masing-masing wilayah.

Sementara itu, Wakil Bupati Andreas menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kerja sama yang solid antarinstansi menjadi kunci. Kita harus saling membantu dan memperkuat satu sama lain,” kata Andreas.

Wakil Bupati juga mengingatkan para camat untuk mengawal pelaksanaan program strategis nasional di wilayahnya agar berjalan optimal dan terintegrasi.

Program tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Gerakan Merah Putih yang menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Selain itu, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga didorong untuk berperan aktif, termasuk dalam mendukung rantai pasok kebutuhan program MBG di Kabupaten Sukabumi.

Di bidang pelayanan dasar, perhatian difokuskan pada percepatan penanganan stunting. Seluruh perangkat daerah hingga camat diminta mendukung target pemerintah provinsi dalam menekan angka stunting hingga di bawah 5 persen melalui peningkatan kualitas lingkungan dan layanan kesehatan.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist