BRANDA.CO.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi mulai tancap gas membenahi sektor parkir sebagai salah satu sumber potensial Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hingga April 2026, pendapatan parkir on-street telah menembus Rp632.354.000 atau sekitar 37 persen dari target Rp1,7 miliar.
Capaian tersebut menjadi modal awal bagi Dishub untuk mempercepat kinerja di sisa tahun anggaran.
Tak sekadar mengejar target, Dishub kini fokus melakukan pembenahan menyeluruh demi menciptakan sistem parkir yang lebih profesional, transparan, dan berdampak langsung terhadap kenyamanan masyarakat.
Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Parkir Dishub Kota Sukabumi, Arif Senjaya mengatakan, berbagai langkah strategis tengah dilakukan untuk mendongkrak PAD dari sektor parkir.
Mulai dari konsolidasi internal, penguatan pengawasan, hingga kolaborasi lintas elemen terus diperkuat.
“Insyaallah, dengan arahan, bimbingan, dan motivasi dari Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, serta kerja sama yang solid dengan seluruh elemen terkait, kami akan terus berupaya meningkatkan PAD, khususnya dari parkir on-street,” ujar Arif kepada wartawan, Rabu (6/5).
Menurutnya, fokus utama saat ini adalah melakukan penataan menyeluruh terhadap titik-titik parkir di Kota Sukabumi. Dishub juga melakukan penertiban juru parkir serta memperkuat sistem retribusi agar lebih akuntabel dan meminimalisir kebocoran pendapatan di lapangan.
“Langkah ini menjadi bagian dari komitmen kami menghadirkan tata kelola parkir yang lebih profesional. Karena parkir bukan hanya soal pemasukan daerah, tetapi juga menyangkut wajah kota, ketertiban lalu lintas, dan kenyamanan masyarakat,” katanya.
Selain pembenahan internal, Dishub juga mendorong kesadaran masyarakat agar lebih tertib parkir dan membayar retribusi sesuai ketentuan. Sebab, partisipasi publik dinilai memiliki peran penting dalam mendukung optimalisasi PAD Kota Sukabumi.
“Kalau parkir tertib, dampaknya luas. Lalu lintas lebih rapi, kota lebih nyaman, dan pendapatan daerah juga meningkat,” jelasnya.
Dengan sisa waktu delapan bulan ke depan, Dishub optimistis realisasi PAD sektor parkir akan terus mengalami peningkatan signifikan. Evaluasi rutin terhadap titik parkir yang belum optimal pun akan terus dilakukan.
Tak hanya itu, Dishub juga mulai membuka peluang inovasi pengelolaan parkir berbasis digital guna meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan di masa mendatang.
Bagi Dishub Kota Sukabumi, capaian 37 persen saat ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kerja panjang untuk menjadikan sektor parkir sebagai salah satu tulang punggung PAD yang kuat dan berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar mengejar angka. Kami ingin memastikan pengelolaan parkir di Kota Sukabumi berjalan profesional, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.***

