Wakil Wali Kota: Seni Lokal Harus Mampu Menyentuh Hati Dunia

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Pentas Seni Santri 2026 bertajuk “LEMKA FOR ALL: From Local Art, To Global Heart” menjadi momentum penguatan ekspresi budaya sekaligus pengembangan kreativitas generasi muda berbasis nilai dan tradisi.

Kegiatan yang digelar pada Sabtu (20/6/2026) tersebut menampilkan atraksi seni dan pertunjukan yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara serta peran santri dalam menjawab perkembangan zaman.

Dalam sambutan yang disiapkan pada kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menegaskan bahwa kegiatan pentas seni memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar hiburan.

“Kegiatan ini bukan sekadar panggung hiburan, melainkan sebuah ruang ekspresi yang mempertemukan nilai, tradisi, dan kreativitas,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa melalui atraksi dan pertunjukan tarian Nusantara serta teater epik, masyarakat diajak untuk menyelami kekayaan budaya bangsa yang luas dan penuh makna.

Menurut Bobby, tema “From Local Art, To Global Heart” membawa pesan bahwa karya yang lahir dari budaya lokal memiliki daya jangkau yang melampaui batas wilayah.

“Seni lokal bukan hanya milik daerah, tetapi memiliki daya jangkau universal yang mampu menyentuh hati dunia,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa identitas budaya lokal dapat tumbuh dan dikenal hingga panggung global apabila terus dirawat dengan kecintaan dan ditampilkan dengan kualitas terbaik.

Pada kesempatan tersebut, Bobby juga menyoroti pentingnya peran santri dalam menghadapi perkembangan zaman.

Menurutnya, santri saat ini tidak hanya dituntut unggul dalam ilmu agama, tetapi juga perlu memiliki kemampuan beradaptasi, termasuk dalam bidang seni dan budaya.

“Melalui seni, nilai-nilai keislaman, kearifan lokal, dan pesan moral dapat disampaikan dengan cara yang indah, halus, dan menyentuh,” katanya.

Pemerintah Kota Sukabumi, lanjutnya, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Wakil Wali Kota juga menuturkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang tidak hanya kuat secara intelektual dan spiritual, tetapi juga memiliki kreativitas dan kepekaan budaya yang tinggi.

Menutup sambutannya, Bobby mengajak seluruh pihak menjadikan momentum Pentas Seni Santri 2026 sebagai penguat semangat pelestarian budaya dan ruang keberanian bagi generasi muda untuk tampil dan berkarya.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai penguat semangat untuk terus melestarikan budaya bangsa sekaligus mendorong generasi muda agar berani tampil, berkarya, dan membawa identitas lokal ke panggung yang lebih luas,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist