BRANDA.CO.ID – Harapan ratusan warga Kabupaten Cianjur untuk menggapai masa depan yang lebih baik di luar negeri mulai terwujud. Sebanyak 337 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) resmi dilepas oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar di Pendopo Kabupaten Cianjur, Selasa (4/8/2026).
Pelepasan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem penempatan pekerja migran melalui jalur prosedural.
Langkah ini diharapkan mampu memberikan perlindungan hukum yang lebih baik bagi para pekerja sekaligus menekan praktik tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang masih menjadi persoalan di sejumlah daerah, termasuk Cianjur.
Dari total 337 CPMI yang dilepas, sebanyak 317 orang telah mengantongi job order, sementara 20 lainnya telah dinyatakan siap diberangkatkan.
Sebanyak 287 CPMI akan bekerja di Jepang pada sektor pengolahan makanan, perawatan fasilitas, dan perawatan lansia (kaigo). Sisanya akan ditempatkan di Taiwan, Malaysia, Thailand, dan Hong Kong.
Sebagai simbol pelepasan, Muhaimin menyerahkan kontrak kerja, paspor, dan visa kepada perwakilan CPMI yang telah memenuhi seluruh persyaratan penempatan.
Dalam sambutannya, Muhaimin menegaskan pemerintah tengah melakukan transformasi menyeluruh terhadap tata kelola penempatan pekerja migran dengan mengutamakan jalur resmi yang memberikan kepastian hukum, perlindungan hak, serta peluang memperoleh pekerjaan yang lebih layak.
“Penempatan pekerja migran harus bertransformasi dari jalur informal menuju jalur prosedural. Dengan cara itu, pekerja memperoleh perlindungan hukum, jaminan hak, dan penghasilan yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Cianjur mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat melalui penguatan pendidikan vokasi dan program SMK Go Global guna mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja internasional.
“Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan untuk menyukseskan program SMK Go Global di Kabupaten Cianjur,” katanya.(Ist)


