BRANDA.CO.ID – Sebuah peristiwa unik mewarnai prosesi pernikahan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Momen bahagia yang berawal penuh haru mendadak berubah menjadi kepanikan, setelah sang pengantin pria salah memasukkan cincin pernikahan milik istrinya ke jari manisnya sendiri.
Insiden kocak sekaligus mendebarkan ini menimpa pengantin pria bernama Muhammad Makbul. Peristiwa tersebut terjadi saat prosesi ijab kabul dan tukar cincin di Gedung Haji Bate, Kabupaten Gowa.
Awalnya, prosesi akad nikah berjalan lancar dan penuh khidmat. Namun, suasana berubah heboh saat tiba momen penyerahan mas kawin dan tukar cincin. Diduga karena rasa gugup atau terburu-buru, pengantin pria tidak sengaja mengambil cincin emas milik istrinya yang ukurannya jauh lebih kecil.
Tanpa sadar, Makbul memaksakan lingkar cincin feminim tersebut masuk ke jari manis tangan kanannya. Ketika disadari bahwa cincin tersebut salah, usaha untuk melepasnya secara mandiri justru memperburuk keadaan.
Semakin dipaksa untuk ditarik, jari manis sang pengantin pria justru mengalami iritasi dan membengkak. Cincin emas itu pun terkunci erat dan tidak bisa digerakkan sama sekali, bahkan setelah dicoba menggunakan bahan pelicin seperti sabun.
Melihat kondisi jari manis yang kian membengkak dan memerah, rombongan keluarga akhirnya mengambil tindakan cepat. Masih mengenakan gaun dan busana pengantin lengkap, Makbul ditemani kerabatnya langsung menuju ke kantor Damkar Kabupaten Gowa.
Beruntung, lokasi Gedung Haji Bate tempat pesta pernikahan berlangsung berada sangat dekat dengan markas Damkar Gowa, yaitu hanya berjarak sekitar 200 meter.
Petugas Pemadam Kebakaran, Syamsul Bahri Syamsuddin, membenarkan adanya insiden evakuasi darurat yang melibatkan seorang pengantin pria tersebut.
Melihat kondisi jari pengantin pria yang kian membengkak, tim Damkar langsung mengambil tindakan evakuasi menggunakan alat pemotong khusus berupa gerinda mini.
Proses penyelamatan berlangsung cukup rumit dan membutuhkan ketelitian ekstra. Petugas harus melapisi celah antara kulit jari dan cincin dengan plat seng pelindung agar percikan api maupun panas mesin gerinda tidak melukai kulit Makbul.
Setelah berjuang hampir satu jam dengan kewaspadaan tinggi, tim Damkar akhirnya berhasil memotong cincin emas tersebut dan membebaskan jari sang pengantin pria.
Meski perhiasan emas tersebut terpaksa rusak demi keselamatan, raut lega tampak jelas di wajah Makbul dan keluarganya. Setelah dipastikan jarinya dalam kondisi aman dan tidak mengalami luka serius, pengantin pria beserta rombongan kembali ke lokasi pesta untuk melanjutkan acara resepsi pernikahan bersama sang istri.

