BRANDA.CO.ID – Kerang abalon menjadi salah satu makanan laut yang menarik perhatian karena rasanya yang khas, teksturnya yang unik, dan harganya yang relatif mahal. Meski belum terlalu populer di Indonesia, kerang ini cukup dikenal di sejumlah negara Asia Timur, seperti Korea Selatan dan China.
Bukan cuma soal rasa, kerang abalon juga mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh, mulai dari protein, omega-3, vitamin B12, hingga sejumlah mineral penting. Kandungan tersebut membuat kerang abalon menarik untuk dijadikan salah satu pilihan menu makanan bergizi.
Namun, sebelum mencicipinya, ada beberapa hal yang perlu diketahui, mulai dari manfaat kerang abalon bagi kesehatan hingga cara mengolahnya dengan benar agar aman dikonsumsi.
Kerang ini sendiri adalah hewan laut yang termasuk kelompok gastropoda. Bentuknya menyerupai tiram, tetapi memiliki karakteristik tersendiri yang membedakannya dari jenis kerang lainnya.
Kerang ini dikenal sebagai bahan makanan premium karena pertumbuhannya relatif lambat, sementara permintaan pasar cukup tinggi. Kondisi tersebut turut memengaruhi harga jualnya.
Di negara-negara Asia Timur, abalon sudah cukup dikenal sebagai bahan makanan untuk berbagai hidangan. Sementara di Indonesia, kerang ini belum sepopuler kerang hijau, kerang dara, atau jenis kerang lainnya.
Meski begitu, kandungan nutrisinya membuat abalon layak dikenal lebih jauh, terutama bagi pencinta makanan laut yang ingin mencoba variasi menu baru.
Berikut sejumlah manfaat kerang abalon yang berkaitan dengan kandungan nutrisinya.
1. Membantu Menjaga Daya Tahan Tubuh
Salah satu manfaat kerang ini adalah membantu memenuhi kebutuhan protein dan zinc. Kedua nutrisi tersebut berperan dalam mendukung sistem kekebalan tubuh.
Protein dibutuhkan untuk membentuk antibodi serta memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Sementara zinc membantu berbagai proses penting dalam sistem imun.
Dengan asupan nutrisi yang cukup, tubuh dapat menjalankan fungsi pertahanannya dengan lebih baik. Namun, menjaga daya tahan tubuh juga membutuhkan tidur yang cukup, aktivitas fisik, dan pola makan yang beragam.
2. Mendukung Pembentukan dan Pemeliharaan Otot
Kerang abalon bisa menjadi salah satu pilihan sumber protein dari makanan laut. Protein berperan penting dalam pembentukan, pemeliharaan, dan perbaikan jaringan otot.
Bagi orang yang rutin berolahraga, mencukupi kebutuhan protein dapat membantu proses pemulihan setelah aktivitas fisik.
Meski begitu, pertumbuhan otot tidak hanya bergantung pada makanan. Latihan fisik yang teratur, istirahat cukup, dan pemenuhan kebutuhan energi juga diperlukan agar hasilnya optimal.
3. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung
Kerang abalon mengandung omega-3 dan vitamin B12 yang berperan dalam mendukung kesehatan tubuh, termasuk fungsi jantung dan pembuluh darah.
Omega-3 diketahui berperan dalam menjaga kesehatan kardiovaskular. Sementara vitamin B12 membantu proses metabolisme tertentu yang berkaitan dengan kadar homosistein dalam darah.
Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan peningkatan kadar homosistein, yang dikaitkan dengan risiko gangguan kardiovaskular.
Namun, mengonsumsi kerang abalon tidak otomatis mencegah penyakit jantung. Pola makan seimbang, aktivitas fisik, serta pengendalian tekanan darah dan kolesterol tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan jantung.
4. Mendukung Kesehatan Otak
Kandungan omega-3 dan vitamin B12 dalam kerang abalon juga berperan dalam mendukung fungsi otak dan sistem saraf.
Omega-3 merupakan jenis lemak yang dibutuhkan tubuh, sedangkan vitamin B12 membantu menjaga fungsi saraf agar bekerja dengan baik.
Memenuhi kebutuhan kedua nutrisi tersebut penting untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan. Namun, kerang abalon sebaiknya dipandang sebagai salah satu sumber nutrisi, bukan makanan yang secara langsung menjamin peningkatan kecerdasan atau mencegah gangguan otak.
5. Membantu Menjaga Kekuatan Tulang
Manfaat kerang abalon lainnya adalah membantu memenuhi kebutuhan nutrisi yang berkaitan dengan kesehatan tulang.
Kerang ini mengandung protein, kalsium, fosfor, dan magnesium. Nutrisi tersebut berperan dalam pembentukan dan pemeliharaan tulang serta jaringan tubuh.
Untuk menjaga tulang tetap kuat, kebutuhan vitamin D juga perlu dipenuhi karena vitamin ini membantu penyerapan kalsium.
Karena itu, konsumsi makanan bergizi seimbang, aktivitas fisik yang sesuai, dan kebiasaan hidup sehat tetap menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan tulang.

