BRANDA.CO.ID – Kebun Raya Bogor selalu menjadi magnet bagi wisatawan. Di antara koleksi tumbuhan yang luar biasa, tersembunyi sebuah sudut yang menawarkan pengalaman visual berbeda, yaitu Taman Meksiko.
Taman Meksiko di Kebun Raya Bogor pertama kali dibangun pada tahun 1980-an, sebagai rumah bagi koleksi tanaman gurun dan semi-gurun. Inspirasinya jelas berasal dari lanskap Meksiko yang didominasi oleh tumbuhan jenis ini.
Apa yang membuat Taman Meksiko begitu menarik, adalah kontrasnya dengan lingkungan Kebun Raya Bogor yang tropis dan lembap. Pengunjung akan disuguhkan pemandangan yang unik, seolah berada di dua dunia yang berbeda dalam satu lokasi.
Selain itu, di sini Anda akan menemukan ratusan spesies kaktus dan sukulen dari berbagai belahan dunia, meskipun mayoritas berasal dari Amerika.
Dari kaktus raksasa yang menjulang tinggi, kaktus bulat dengan duri-duri tajam, hingga sukulen dengan daun-daun tebal dan bentuk artistik, semuanya tertata rapi dan indah.
Setiap tanaman dilengkapi dengan label nama ilmiah, menambah nilai edukasi bagi pengunjung yang ingin belajar lebih banyak tentang botani.
Berjalan-jalan di taman ini menawarkan pengalaman yang tenang dan memanjakan mata. Anda bisa mengagumi beragam bentuk dan tekstur tanaman, yang kadang terlihat aneh namun memukau.
Kaktus-kaktus yang berjejer rapi menciptakan pola geometris yang menarik, menjadikannya spot fotografi yang populer, terutama bagi penggemar gaya arsitektur dan botani.
Selain itu, keberadaan beberapa patung dan elemen dekoratif bergaya Meksiko seperti bebatuan besar dan ornamen tanah liat, semakin menguatkan nuansa gurun yang autentik.
Udara yang cenderung lebih kering dan panas di area ini, dibandingkan dengan bagian lain Kebun Raya, juga menambah kesan seperti berada di habitat asli tanaman-tanaman tersebut.
Taman ini tidak hanya sekadar tempat pameran tanaman, tetapi juga menjadi sarana edukasi tentang adaptasi tumbuhan terhadap lingkungan ekstrem.

