Kisah Abdullah Sholeh: Pria Asal Malang yang Hidup Bersama Harimau Selama Belasan Tahun

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Di balik legenda The Jungle Book yang menceritakan anak manusia bernama Mowgli yang tumbuh bersama hewan‑hewan hutan, terdapat kisah nyata Abdullah Sholeh yang tak kalah luar biasa dari Indonesia.

Abdullah Sholeh, seorang pria asal Kabupaten Malang, Jawa Timur, menjadi sorotan publik setelah kisahnya hidup dan berteman erat dengan seekor harimau Bengal selama lebih dari satu dekade.

Abdullah Sholeh yang saat itu berusia sekitar 35 tahun, mulai merawat harimau betina yang diberi nama Mulan Jamilahsejak masih berusia tiga bulan. Bertempat di Kompleks Pondok Pesantren Al Kaffah di Desa Dilem, Kepanjen, harimau tersebut tumbuh menjadi kucing besar yang jinak dan sangat dekat dengan pemuda asal Malang ini.

Interaksi antara Sholeh dan Mulan bukan sekadar menjaga jarak, tetapi benar‑benar hidup berdampingan, mereka bermain bersama, tidur berdekatan, dan bersenda gurau seperti hubungan antara pemilik dan hewan peliharaan pada umumnya.

Karena ukuran dan naluri alami harimau yang kuat, Mulan ditempatkan di area kebun seluas sekitar 1.000 meter persegi, yang dikelilingi tembok setinggi lima meter serta dilengkapi pagar duri untuk keamanan.

Sholeh sendiri sering melindungi dirinya dengan kain tebal yang dililitkan di leher saat berinteraksi langsung dengan harimaunya, karena Mulan kerap bermain di area tubuh seperti leher dan kaki. Celana khusus yang telah dilapisi karpet pun, digunakannya untuk mengurangi risiko cakaran dari kuku harimau yang tajam.

Hubungan Sholeh dan Mulan menunjukkan kedekatan yang unik antara manusia dan binatang buas. Sejak kecil, Sholeh sudah sering menggendong Mulan layaknya kucing kecil, dan bahkan ketika harimau itu tumbuh besar, kedekatan emosional mereka tetap kuat.

Mulan bukan hanya sekadar hewan peliharaan bagi Sholeh, tetapi juga sahabat yang setia selama lebih dari sepuluh tahun hidup bersama.

Kisah ini menarik perhatian bukan hanya karena keberanian atau keunikannya, tetapi juga karena menunjukkan hubungan emosional antara manusia dan hewan yang sering dianggap hanya ada dalam cerita fiksi.

Dalam kehidupan nyata, persahabatan seperti antara Sholeh dan Mulan menginspirasi banyak orang untuk melihat binatang buas bukan sekadar sebagai ancaman, tetapi sebagai makhluk yang dapat dibina kedekatannya dengan pendekatan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist