SPPG Mubarokah Jadi Fokus Monitoring, Asep Japar Pastikan Program MBG Tepat Sasaran

Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi melakukan monitoring ke Dapur SPPG Mubarokah Kecamatan Geherbitung. (Foto:Her)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

RANDA.CO.ID – Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar dan Andreas, melakukan monitoring langsung ke Dapur SPPG Mubarokah di Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Rabu (6/5/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.

Dapur SPPG Mubarokah tercatat sebagai satu-satunya lokasi yang dikunjungi dalam agenda monitoring kali ini, menunjukkan perhatian khusus pemerintah daerah terhadap implementasi program MBG di Kecamatan Gegerbitung.

Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan komitmennya untuk memastikan operasional dapur berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai standar yang telah ditetapkan. Ia bersama Wakil Bupati tidak hanya meninjau hasil akhir, tetapi juga memeriksa seluruh rantai produksi.

“Hari ini saya melakukan monitoring Dapur SPPG Mubarokah Gegerbitung untuk meninjau langsung pelaksanaan program MBG. Kami tidak hanya melihat hasilnya, tetapi juga memastikan kualitas bahan baku, proses pengolahan, hingga standar kebersihan dapur,” ujar Asep.

Menurutnya, program MBG merupakan program strategis yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, sehingga pelaksanaannya harus terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Program ini sangat baik bagi masyarakat. Karena itu, pelaksanaannya harus transparan, akuntabel, dan memenuhi standar kualitas serta kesehatan,” tambahnya.

Asep juga menyampaikan dukungan penuh terhadap program MBG yang merupakan bagian dari kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto, terlebih dengan adanya kolaborasi bersama Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Terus terang, saya dan Pak Wakil sangat mendukung program MBG ini. Selain membantu masyarakat, program ini juga mampu menyerap tenaga kerja,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, saat ini jumlah dapur SPPG di Kabupaten Sukabumi telah mencapai ratusan unit, yang turut memberikan dampak pada perekonomian lokal.

“Sekarang ada kurang dari 400 dapur di Kabupaten Sukabumi. Bayangkan berapa banyak tenaga kerja yang terserap. Selain itu, program ini juga memberdayakan petani lokal dan pelaku UMKM,” jelasnya.

Sementara itu, Mitra Dapur SPPG Mubarokah, H. Sudirman, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai harapan sekaligus menjadi bahan evaluasi langsung.

“Tujuan Bupati mengunjungi dapur kami adalah untuk monitoring pelaksanaan program MBG di Kecamatan Gegerbitung, sekaligus melihat langsung dampaknya bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir para Kepala SPPG, mitra dapur, kepala sekolah, penerima manfaat, serta kader posyandu. Kegiatan juga diisi dengan sesi testimoni dari para siswa penerima manfaat.
Dari hasil pemantauan, terlihat antusiasme tinggi dari para siswa. Mereka mengaku terbantu dengan adanya program MBG, terutama dalam memenuhi kebutuhan gizi harian.

Menurut H. Sudirman, program ini tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga berkontribusi dalam upaya menekan angka stunting.

“Anak-anak bisa menghemat uang jajan, dan yang terpenting kebutuhan gizi mereka lebih terjamin. Ini langkah nyata menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi dapur-dapur SPPG lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga program MBG benar-benar memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi. (Her)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist