BRANDA.CO.ID – Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menghadiri sekaligus menutup kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam rangka pemberantasan barang kena cukai hasil tembakau ilegal, yang dilaksanakan di Fresh Hotel, Kamis (07/05/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Satpol PP Kota Sukabumi, unsur pejabat struktural Satpol PP, peserta pelatihan, serta narasumber dari Kantor Pelayanan Bea Cukai Bogor.
Dalam keterangannya, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penindakan di lapangan (hilir), tetapi juga harus diimbangi dengan upaya edukasi di hulu kepada masyarakat.
Menurutnya, pemberantasan rokok ilegal tidak cukup hanya melalui razia dan penindakan, namun perlu didukung dengan peningkatan literasi dan pemahaman masyarakat mengenai dampak negatif rokok ilegal.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan rokok ilegal dapat berdampak pada berkurangnya Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang seharusnya kembali kepada daerah untuk mendukung program kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
Wakil Wali Kota juga menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial dan teknologi digital, termasuk pendekatan audio-visual, dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat.
Menurutnya, pola penyampaian informasi saat ini harus menyesuaikan dengan kebiasaan masyarakat yang lebih mudah menerima informasi dalam bentuk visual dibandingkan teks.
Ia mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, khususnya dengan Dinas Komunikasi dan Informatika, serta berbagai pihak lainnya untuk menyampaikan informasi secara kreatif dan mudah dipahami oleh masyarakat, termasuk mengenalkan ciri-ciri rokok ilegal serta dampaknya terhadap kesehatan.
Selain itu, Wakil Wali Kota mengingatkan pentingnya peningkatan literasi digital masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak valid di media sosial. Ia menilai bahwa kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi menjadi kunci dalam menghadapi derasnya arus informasi saat ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kapasitas dan peran Satpol PP semakin optimal, tidak hanya dalam penegakan aturan, tetapi juga dalam mendukung upaya edukasi kepada masyarakat guna menekan peredaran rokok ilegal di Kota Sukabumi.

