BRANDA.CO.ID – Sebuah momen tak biasa terjadi saat Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, bertemu seorang pemuda yang nekat berjalan kaki dari Bengkulu selama sekitar 7 bulan hanya demi bisa bertemu dengannya.
Diketahui, pemuda yang ingin bertemu dengan Sherly Tjoanda tersebut bernama April, yang berasal dari Sumatera Utara. Ia melakukan perjalanan kaki dari wilayah Bengkulu menuju Maluku Utara sejak sekitar pertengahan tahun 2025, dengan sebuah ransel sederhana.
Selama perjalanannya, April mengaku telah menempuh perjalanan selama kurang lebih tujuh bulan, hingga akhirnya berhasil mencapai Maluku Utara untuk bertemu langsung dengan Sherly Tjoanda.
Dalam pertemuan tersebut, April menyampaikan bahwa tujuan utamanya bukan meminta fasilitas khusus, melainkan hanya ingin bertemu langsung dengan sosok Gubernur Maluku Utara yang ia kagumi.
Aksi ini membuat Gubernur Sherly terkejut, dan sempat terdiam saat mendengar pengakuan perjalanan panjang sang pemuda.
Dalam momen pertemuan itu, Sherly terlihat merespons dengan rasa tak percaya atas perjuangan April. Ia bahkan memberikan bantuan berupa uang serta menawarkan fasilitas perjalanan pulang agar pemuda tersebut tidak perlu kembali berjalan kaki.
“Saya kasih duit, terserah mau naik apa yang penting jangan balik jalan kaki lagi,” kurang lebih demikian respons Sherly dalam momen tersebut sebagaimana terekam dalam video yang beredar.
Kisah ini kemudian viral di media sosial karena dianggap menunjukkan dua sisi: ketulusan seorang warga dalam mengidolakan pemimpin, serta respons humanis dari seorang kepala daerah yang memberi perhatian langsung kepada masyarakatnya.
Meski demikian, perjalanan panjang April juga menjadi sorotan karena dianggap sangat berisiko secara fisik dan keselamatan.

