Bulog Jamin Beras Bantuan Sesuai Takaran, Hasil Uji Acak di Cisaat Capai 10,05 Kg

Pimpinan Kantor Cabang Bulog Cianjur, Sri Wahyuni memastikan timbangan beras bantuan pangan sudah sesuai dengan ketentuan. (Foto:branda.co.id)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Perum Bulog Kantor Cabang Cianjur memastikan beras bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat diterima sesuai ketentuan dan tidak mengalami kekurangan timbangan.

Hal itu ditegaskan Pimpinan Kantor Cabang Bulog Cianjur, Sri Wahyuni, saat mendampingi Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan monitoring penyaluran bantuan pangan di Desa Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (30/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Dirut Bulog melakukan pengecekan langsung terhadap kualitas dan kuantitas beras yang diterima masyarakat.

Pemeriksaan dilakukan secara acak terhadap sejumlah karung beras yang telah disalurkan kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Dari hasil pengecekan tersebut, Bulog memastikan tidak ditemukan beras dengan berat di bawah standar 10 kilogram per karung.

“Dari hasil pengecekan secara acak, tidak ada beras yang timbangannya kurang dari ketentuan. Bahkan ada yang mencapai 10,04 kilogram hingga 10,05 kilogram. Jadi masyarakat dapat dipastikan menerima beras minimal 10 kilogram,” ujar Sri Wahyuni.

Menurutnya, selisih berat yang melebihi ketentuan tersebut kemungkinan berasal dari berat kemasan atau karung beras. Namun demikian, hal itu tidak mengurangi hak masyarakat sebagai penerima bantuan.

“Kami memperkirakan kelebihan berat itu berasal dari kemasan atau kantong beras. Yang jelas, masyarakat menerima sesuai haknya, bahkan lebih,” katanya.

Sri Wahyuni menegaskan, Bulog selalu menjaga akurasi alat timbang yang digunakan dalam proses distribusi melalui tera atau pengujian berkala oleh instansi yang berwenang.

“Untuk timbangan yang digunakan Bulog, dilakukan tera setiap tahun oleh instansi terkait sehingga akurasinya tetap terjamin,” jelasnya.

Selain memastikan kesesuaian timbangan, monitoring juga dilakukan untuk menjamin proses distribusi bantuan pangan berjalan lancar dan tepat sasaran. Di Desa Cisaat, tercatat sebanyak 547 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan pangan beras dari pemerintah.

Terkait progres penyaluran, Sri Wahyuni mengungkapkan distribusi bantuan pangan di wilayah Kota Sukabumi telah terealisasi 100 persen. Sementara itu, penyaluran di Kabupaten Sukabumi saat ini telah mencapai sekitar 35 persen dan ditargetkan rampung pada pekan pertama Juni 2026.

“Insya Allah pada minggu pertama Juni seluruh penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Sukabumi dapat diselesaikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan pangan yang saat ini disalurkan merupakan alokasi periode Februari–Maret 2026. Adapun untuk penyaluran tahap berikutnya, Bulog masih menunggu kebijakan dan penugasan lanjutan dari pemerintah pusat.

“Untuk alokasi berikutnya kami masih menunggu arahan dan penugasan dari pemerintah,” pungkasnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist