BRANDA.CO.ID – Bupati Sukabumi, Asep Japar, meresmikan Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi yang berlokasi di Kompleks Pusat Pengembangan Dakwah Islam (Pusbangdai), Kecamatan Cikembar, Senin (1/6/2026).
Peresmian gedung yang menjadi pusat aktivitas keagamaan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Asep Japar menegaskan bahwa Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Sukabumi memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah sekaligus pelayan umat. Karena itu, kehadiran gedung baru tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara ulama dan umara dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.
Menurutnya, pembangunan gedung tidak boleh berhenti pada aspek fisik semata, melainkan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan dakwah, pembinaan umat, hingga penguatan nilai-nilai keislaman.
“Keberadaan gedung baru ini bukan sekadar simbol kemegahan fisik. Gedung ini harus menjadi pusat syiar Islam, tempat lahirnya pemikiran keagamaan yang konstruktif, perumusan fatwa, serta wadah pemersatu umat Islam di Kabupaten Sukabumi,” ujar Asep Japar.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan terus mendukung program-program MUI, khususnya dalam memperkuat nilai keagamaan, menjaga kerukunan antarumat, serta membimbing masyarakat menuju kehidupan sosial yang religius dan sejahtera.
Menurut Asep, kolaborasi antara pemerintah dan ulama merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang berlandaskan nilai moral dan spiritual.
“Tujuan akhirnya adalah terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah atau Mubarakah,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Asep juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar kebermanfaatannya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Mari kita jaga bersama dan jadikan gedung ini sebagai pusat kajian Islam, pusat pembinaan umat, serta ruang penguatan nilai-nilai keagamaan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Sukabumi, Fattahilah Nadziri, menyampaikan rasa syukur atas peresmian gedung yang merupakan hasil perjuangan panjang para ulama dan tokoh agama di Kabupaten Sukabumi.
Menurutnya, momen peresmian yang bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila memiliki makna tersendiri bagi MUI dan masyarakat.
“Setelah melalui proses perencanaan dan perjuangan yang cukup panjang, Alhamdulillah gedung ini akhirnya dapat diresmikan. Ada hikmah tersendiri karena peresmian ini berlangsung tepat pada 1 Juni yang diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila,” ujarnya.
Peresmian Gedung MUI Kabupaten Sukabumi diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat peran ulama sebagai pembimbing umat sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan, memperkuat nilai keagamaan, dan mendorong terwujudnya masyarakat Kabupaten Sukabumi yang religius, maju, dan sejahtera.***

