Tahukah Kamu, Gurita Ternyata Miliki 9 Otak dan 3 Jantung

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Selain dikenal memiliki delapan lengan yang lentur, gurita juga mempunyai sistem tubuh yang sangat berbeda dibandingkan kebanyakan hewan lainnya. Tidak heran jika hewan ini sering menjadi objek penelitian para ilmuwan.

Salah satu fakta yang paling menarik adalah gurita memiliki 9 otak dan 3 jantung, dua karakteristik biologis yang membuatnya mampu bertahan hidup di berbagai kondisi lingkungan laut.

Diketahui, gurita memiliki satu otak utama yang berada di bagian kepala dan mengendalikan fungsi tubuh secara keseluruhan. Selain itu, setiap dari delapan lengannya memiliki kumpulan jaringan saraf yang sangat kompleks, sehingga mampu memproses informasi secara mandiri.

Artinya, masing-masing lengan dapat merasakan sentuhan, mencari makanan, bahkan melakukan gerakan tertentu tanpa harus menunggu instruksi langsung dari otak utama. Sistem saraf inilah yang membuat gurita seolah-olah memiliki sembilan otak.

Keunikan lain dari gurita adalah memiliki tiga jantung yang bekerja secara bersamaan. Dua jantung berfungsi memompa darah menuju insang agar proses pengambilan oksigen berlangsung optimal.

Sementara satu jantung utama bertugas mengedarkan darah yang telah kaya oksigen ke seluruh tubuh. Sistem ini membantu gurita bertahan hidup di lingkungan laut yang memiliki kadar oksigen lebih rendah dibandingkan udara.

Tidak seperti manusia yang memiliki darah merah, darah gurita berwarna biru. Hal ini disebabkan oleh adanya hemosianin, yaitu protein pengangkut oksigen yang mengandung tembaga.

Hemosianin bekerja lebih efektif dibanding hemoglobin ketika berada di perairan yang dingin dan minim oksigen. Karena itulah darah gurita tampak berwarna biru saat mengalir di dalam tubuhnya.

Gurita dikenal sebagai salah satu invertebrata paling cerdas di dunia. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa gurita mampu:

  • Memecahkan teka-teki sederhana.
  • Membuka wadah untuk mendapatkan makanan.
  • Belajar dari pengalaman.
  • Mengingat solusi suatu masalah.
  • Mengenali lingkungan di sekitarnya.

Kemampuan tersebut berasal dari sistem saraf yang sangat berkembang, dan jumlah neuron yang sangat banyak dibandingkan hewan tak bertulang belakang lainnya.

Setiap lengan gurita dipenuhi ratusan alat pengisap yang tidak hanya berfungsi untuk menempel pada permukaan. Alat pengisap tersebut juga mampu mendeteksi tekstur, rasa, dan bentuk benda. Dengan kemampuan ini, gurita dapat mengenali mangsa bahkan ketika penglihatannya terbatas.

Gurita juga memiliki kemampuan luar biasa dalam mengubah warna dan tekstur kulitnya, hanya dalam waktu sangat singkat. Kemampuan tersebut dimanfaatkan untuk:

  • Bersembunyi dari predator.
  • Menyergap mangsa.
  • Berkomunikasi dengan gurita lain.

Perubahan warna terjadi berkat sel-sel khusus pada kulit yang disebut kromatofor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist