Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Rencana Pameran Besar di OHD Museum Batal Digelar

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Dunia seni rupa Indonesia berduka atas kepergian maestro seni lukis Nasirun yang meninggal dunia pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Tidak hanya meninggalkan duka mendalam, kepergiannya juga membuat rencana pameran besar yang telah dipersiapkan selama berbulan-bulan harus dibatalkan.

Nasirun dikenal sebagai salah satu maestro seni rupa kontemporer Indonesia dengan karya-karya yang sarat unsur budaya Jawa, wayang, dan simbol-simbol spiritual. Selama puluhan tahun berkarya, namanya berhasil menembus berbagai pameran seni di Asia Tenggara, Eropa, hingga Amerika Utara.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga dan kerabat, Nasirun mengembuskan napas terakhir di RS AMC Yogyakarta setelah mengalami henti jantung.

Sebelum kondisinya memburuk, ia sempat mengeluhkan sesak napas selama beberapa hari, namun tetap menjalankan aktivitas seperti biasa karena mengira keluhannya tidak serius.

Bahkan sehari sebelum wafat, Nasirun masih terlihat menyapu halaman rumah dan mempersiapkan agenda pameran seni yang akan digelar dalam waktu dekat. Tidak ada firasat dari keluarga maupun sahabat bahwa sang maestro akan berpulang secepat itu.

Pameran Besar di OHD Museum Terpaksa Dibatalkan

Kepergian Nasirun membuat rencana pameran besar di OHD Museum, Magelang, yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga November 2026, akhirnya dibatalkan. Pameran tersebut sebelumnya telah dipersiapkan sebagai salah satu agenda penting yang menampilkan karya-karya terbaru sang maestro.

Pembatalan itu menjadi pukulan tersendiri bagi komunitas seni, mengingat pameran tersebut telah lama dinantikan oleh para kolektor, pecinta seni, dan masyarakat umum.

Rekan Seniman Masih Sulit Percaya

Salah satu sahabat sekaligus perupa, Jumaldi Alfi Chaniago, mengaku masih sulit mempercayai kepergian Nasirun. Ia bahkan telah membuat janji untuk menggelar rapat bersama almarhum pada Sabtu pagi.

Menurut Alfi, sehari sebelumnya mereka masih sempat bertemu dan tidak melihat tanda-tanda kondisi kesehatan Nasirun memburuk. Selama ini, Nasirun juga dikenal tidak pernah banyak mengeluhkan penyakit yang dideritanya, meski diketahui memiliki riwayat pneumonia dan asam lambung.

Di mata para seniman, Nasirun bukan hanya dikenal karena karya-karyanya yang mendunia, tetapi juga karena kerendahan hatinya. Meski telah menjadi seniman besar dengan reputasi internasional, ia tetap menyempatkan hadir dalam berbagai pameran kecil untuk memberikan dukungan kepada seniman muda.

Karakter itulah yang membuat sosok Nasirun begitu dihormati di lingkungan seni rupa Indonesia. Banyak rekan mengenangnya sebagai pribadi yang sederhana, terbuka, dan selalu memberi semangat kepada generasi penerus.

Jejak Karier Nasirun

Nasirun lahir di Cilacap, Jawa Tengah, pada 1 Oktober 1965. Ia menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) Yogyakarta sebelum melanjutkan studi di Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, tempat bakatnya semakin berkembang.

Karya-karyanya dikenal memiliki ciri khas berupa perpaduan budaya Jawa, wayang kulit, mitologi, dan nilai-nilai spiritual yang dituangkan melalui warna-warna ekspresif. Berkat konsistensi tersebut, Nasirun menjadi salah satu seniman Indonesia yang karyanya dipamerkan di berbagai galeri internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist