Olahraga Ini Disebut Bisa Bikin Umur Lebih Panjang hingga 5 Tahun, Berikut Studinya

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Olahraga selama ini dikenal sebagai salah satu cara untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Namun, manfaatnya ternyata tidak berhenti di situ. Sebuah studi menemukan bahwa jenis olahraga tertentu ternyata berkaitan dengan harapan hidup yang lebih panjang, bahkan hingga sekitar 5 tahun.

Temuan ini tentu menarik, terutama bagi orang yang ingin menjalani hidup lebih sehat tanpa harus melakukan olahraga yang terlalu rumit. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin bukan hanya membantu menjaga kebugaran, tetapi juga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan.

Salah satu olahraga yang mendapat perhatian dalam studi tersebut adalah sepak bola. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam Mayo Clinic Proceedings, orang yang rutin bermain sepak bola memiliki harapan hidup sekitar 5 tahun lebih panjang dibandingkan mereka yang menjalani gaya hidup sedentari.

Penelitian tersebut merupakan bagian dari Copenhagen City Heart Study yang memantau kehidupan dan kondisi kesehatan ribuan pria dan perempuan di Kopenhagen, Denmark. Para peserta juga memberikan informasi mengenai gaya hidup dan aktivitas olahraga yang mereka lakukan.

Peneliti kemudian membandingkan aktivitas olahraga para peserta dengan usia mereka ketika meninggal dunia. Hasilnya menunjukkan adanya perbedaan harapan hidup di antara orang yang aktif berolahraga dan mereka yang tidak aktif.

Menariknya, sepak bola bukan satu-satunya olahraga yang dikaitkan dengan umur panjang. Studi tersebut juga melihat sejumlah aktivitas fisik lain, seperti bersepeda, lari, bulu tangkis, berenang, dan tenis.

Berdasarkan hasil penelitian, orang yang rutin bersepeda memiliki harapan hidup sekitar 3,7 tahun lebih panjang. Sementara itu, lari dikaitkan dengan tambahan sekitar 3,2 tahun dan bulu tangkis sekitar 6,2 tahun.

Tenis menjadi olahraga dengan angka paling tinggi dalam penelitian tersebut. Orang yang bermain tenis tercatat memiliki harapan hidup sekitar 9,7 tahun lebih panjang dibandingkan kelompok yang tidak aktif berolahraga.

Angka-angka tersebut menjadi salah satu alasan, mengapa aktivitas fisik dan olahraga terus dikaitkan dengan gaya hidup sehat serta umur panjang.

Peneliti juga melihat kemungkinan bahwa manfaat olahraga tidak hanya berasal dari aktivitas fisiknya. Beberapa jenis olahraga, terutama yang dimainkan bersama orang lain, memungkinkan seseorang tetap aktif sekaligus bersosialisasi.

Bermain sepak bola, tenis, atau bulu tangkis misalnya, biasanya melibatkan pasangan maupun kelompok. Seseorang tidak hanya bergerak secara aktif, tetapi juga berinteraksi dengan orang lain.

Dalam penjelasan yang dikutip dalam laporan tersebut, interaksi sosial saat berolahraga diduga mempunyai manfaat psikologis yang turut berperan dalam kesehatan seseorang. Dengan kata lain, manfaat olahraga mungkin tidak hanya berasal dari meningkatnya denyut jantung dan aktivitas fisik, tetapi juga dari hubungan sosial yang terbentuk selama berolahraga.

Temuan mengenai olahraga dan harapan hidup ini menunjukkan bahwa menjaga tubuh tetap aktif dapat menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat. Tidak harus selalu melakukan latihan di pusat kebugaran atau menggunakan peralatan olahraga yang mahal.

Bermain sepak bola bersama teman, bersepeda, jogging, atau bermain bulu tangkis bisa menjadi pilihan aktivitas yang lebih menyenangkan. Yang terpenting adalah menyesuaikan jenis dan intensitas olahraga dengan kemampuan tubuh masing-masing.

Namun, hasil penelitian tersebut tidak boleh diartikan bahwa bermain sepak bola otomatis membuat seseorang hidup tepat lima tahun lebih lama.

Angka tersebut merupakan hasil penelitian yang menunjukkan hubungan antara aktivitas olahraga tertentu dan harapan hidup, bukan jaminan bahwa setiap orang yang melakukan olahraga tersebut akan mendapatkan tambahan usia yang sama.

Olahraga memang penting, tetapi kesehatan dan umur panjang dipengaruhi banyak faktor. Pola makan, kualitas tidur, kondisi kesehatan, kebiasaan sehari-hari, faktor lingkungan, hingga faktor genetik juga dapat berpengaruh terhadap kesehatan seseorang.

Karena itu, olahraga sebaiknya menjadi bagian dari pola hidup sehat secara keseluruhan. Memilih aktivitas yang disukai juga dapat membuat seseorang lebih mudah konsisten dalam menjalankannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist