BRANDA.CO.ID – Buat calon mahasiswa yang ingin mendaftar KIP Kuliah 2026, ada satu hal yang jangan sampai dilewatkan, yaitu mengecek status desil dalam data kesejahteraan sosial.
Desil menjadi salah satu informasi penting, yang perlu diperhatikan calon penerima bantuan pendidikan. KIP Kuliah sendiri merupakan program bantuan pendidikan bagi calon mahasiswa yang memiliki potensi akademik tetapi terkendala kondisi ekonomi.
Pada 2026, salah satu data yang perlu diperhatikan berkaitan dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), dan posisi desil keluarga calon penerima KIP Kuliah 2026.
Desil merupakan pengelompokan masyarakat ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Setiap kelompok mewakili sekitar 10 persen populasi.
Semakin kecil angka desil, umumnya semakin rendah tingkat kesejahteraan ekonomi keluarga tersebut. Desil 1 berada pada kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan angka desil yang lebih tinggi menunjukkan tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi.
Data tersebut digunakan pemerintah sebagai salah satu dasar dalam menentukan sasaran berbagai program bantuan. Pada 2026, DTSEN menjadi basis data yang digunakan untuk pemadanan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Kenapa Desil Penting untuk KIP Kuliah 2026?
Calon mahasiswa yang ingin mendapatkan KIP Kuliah perlu memperhatikan kondisi ekonomi keluarga dan data sosial ekonomi yang tercatat.
Dalam informasi mengenai pendaftaran KIP Kuliah 2026, calon penerima dari keluarga yang terdata dalam DTSEN pada kelompok desil tertentu menjadi salah satu bagian dari kriteria ekonomi yang diperhatikan. Selain itu, terdapat jalur atau kriteria lain yang bisa digunakan sesuai ketentuan program.
Karena itu, mengecek desil sebelum melakukan proses pendaftaran bisa membantu calon mahasiswa mengetahui kondisi data keluarganya sejak awal.
Jangan sampai baru mengetahui ada masalah pada data setelah proses pendaftaran sudah berjalan.
Cara Cek Desil untuk Daftar KIP Kuliah 2026
1. Buka browser melalui HP atau perangkat lain.
2. Masuk ke laman resmi Cek Bansos Kemensos.
3. Pilih provinsi sesuai domisili.
4. Pilih kabupaten atau kota.
5. Pilih kecamatan.
6. Pilih desa atau kelurahan.
7. Masukkan nama lengkap sesuai identitas.
8. Masukkan kode captcha yang muncul.
9. Klik Cari Data.
10. Sistem kemudian akan menampilkan informasi data yang tersedia, termasuk posisi desil jika data tersebut tercatat.
Informasi mengenai pengecekan desil melalui laman Cek Bansos juga dijelaskan dalam panduan pendaftaran KIP Kuliah.
Cek Desil Bisa Lewat Aplikasi Cek Bansos
Selain melalui website, pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos.
Calon mahasiswa dapat mengunduh aplikasi tersebut melalui toko aplikasi resmi. Setelah itu, pengguna perlu membuat akun dan melengkapi data yang diminta untuk proses verifikasi.
Secara umum, langkahnya adalah membuka aplikasi, memilih menu masuk atau pembuatan akun baru, mengisi data identitas seperti nomor Kartu Keluarga dan NIK, mengunggah foto KTP serta melakukan swafoto dengan KTP.
Setelah akun berhasil diverifikasi dan pengguna bisa login, informasi mengenai data keluarga dapat dilihat melalui menu Profil, termasuk informasi desil yang tersedia.
Desil 1 sampai 4 Seperti Apa?
Desil dibagi menjadi 10 kelompok. Dalam penjelasan mengenai DTSEN, desil 1 merupakan kelompok 10 persen dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
Kemudian desil 2 berada pada kelompok berikutnya, disusul desil 3 dan desil 4. Kelompok tersebut menjadi bagian yang mendapat perhatian dalam berbagai program bantuan pemerintah.
Namun, calon mahasiswa perlu memahami bahwa angka desil bukan satu-satunya penentu otomatis seseorang pasti mendapatkan KIP Kuliah. Ada persyaratan dan proses seleksi lain yang tetap harus dipenuhi sesuai ketentuan KIP Kuliah.

