Optimis Tuntas Akhir September, Bulog Cianjur Jamin Kualitas dan Ketepatan Timbangan Bantuan Pangan Beras di Sukabumi

Pimpinan Cabang Perum Bulog Cianjur, Muhammad Azwar Fuad menyalurkan bantuan pangan beras di Kelurahan Cisarua, Kota Sukabumi, Rabu (9/9/2026)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID — Penyaluran program Bantuan Pangan beras bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Wilayah Kota Sukabumi terus dikejar hingga akhir September 2026.

Salah satu titik peninjauan penyaluran berlangsung di Kelurahan Cisarua, Kota Sukabumi, Rabu (9/9/2026).

​Pimpinan Cabang Perum Bulog Cianjur, Muhammad Azwar Fuad, menyampaikan bahwa proses mendistribusikan bantuan pangan beras berjalan dengan tertib dan lancar.

Langkah antisipasi antrean panjang pun telah disiapkan sejak awal oleh pihak kelurahan setempat.

​”Secara umum pelaksanaannya sudah sangat baik. Pak Lurah telah mengatur jadwal pengambilan masyarakat sehingga tidak menumpuk dalam satu hari. Setiap harinya dibatasi sekitar 500 KPM, sehingga warga bisa mencairkan bantuan tanpa harus mengantre terlalu lama,” ujar Azwar Fuad di sela-sela peninjauan.

​Khusus untuk wilayah Kelurahan Cisarua, tercatat ada sebanyak 2.138 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berhak menerima alokasi bantuan ini.

Setiap penerima manfaat mendapatkan total 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan sekaligus, yakni periode Juli, Agustus, dan September 2026.

​”Setiap KPM menerima tiga karung beras, di mana masing-masing karung berisi 10 kilogram,” jelasnya.

​Berbeda dari periode penyaluran sebelumnya yang sempat disertai bantuan minyak goreng, Azwar menegaskan bahwa bantuan pangan tahap kali ini murni berfokus pada komoditas beras.

​Secara keseluruhan di Kota Sukabumi, total beras bantuan pangan yang disalurkan mencapai kurang lebih 1.059 ton dengan penerima sebanyak 35.331 KPM.

“Hingga saat ini, progres pendistribusian di tingkat kota telah melampaui angka 50 persen,” terang dia.

​Guna memastikan bantuan diterima dalam kondisi terbaik, Perum Bulog Cianjur bersama tim Monitoring dan Evaluasi dengan melakukan penimbangan acak (random check) sebelum beras dimuat ke armada pengangkut maupun di lokasi kelurahan.

​”Sebelum beras dikirim keluar gudang hingga sampai di kelurahan, kami timbang secara acak bersama tim Monev. Kami pastikan ukurannya pas dan tepat 10 kilogram per karung,” tegas Azwar Fuad.

​Pihaknya pun optimis seluruh rangkaian penyaluran bantuan pangan beras, baik di Kota Sukabumi maupun wilayah Cianjur, dapat rampung 100 persen beserta kelengkapan administrasinya sesuai tenggat waktu nasional pada 30 September 2026 mendatang.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist