BRANDA.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi memastikan seluruh posisi kepala sekolah di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri kini telah terisi secara definitif.
Terhitung sejak 7 September 2026, tidak ada lagi sekolah yang mengalami kekosongan jabatan kepala sekolah maupun dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Kepala Disdikbud Kota Sukabumi, Novian Restiadi, mengatakan terisinya seluruh jabatan kepala sekolah secara definitif menjadi kabar positif bagi penguatan tata kelola pendidikan di Kota Sukabumi.
“Plt itu berasal dari kepala sekolah aktif. Jadi, kalau satu kepala sekolah memegang dua sekolah, tantangannya tentu jauh lebih besar. Alhamdulillah, per 7 September kemarin sudah tidak ada lagi Plt. Semua sekolah terisi kepemimpinan definitif,” ujar Novian, saat ditemui di Kantornya, Rabu (17/9/2026).
Pengisian jabatan tersebut dilakukan melalui pelantikan sebanyak 21 kepala sekolah. Dari jumlah tersebut, lima orang merupakan kepala sekolah jenjang SMP, sedangkan 16 lainnya untuk jenjang SD.
Untuk jenjang SMP, dua orang mendapatkan promosi dan tiga orang menjalani mutasi. Sementara di jenjang SD, lima orang dipromosikan dan 11 orang dimutasi.
Dengan demikian, total terdapat tujuh orang yang mendapat promosi jabatan dan 14 orang yang menjalani mutasi.
Novian juga menegaskan, proses promosi maupun mutasi kepala sekolah dilakukan melalui mekanisme yang terukur dan mengacu pada ketentuan yang berlaku.
“Karena berbasis sistem, ada verifikasi dan validasi dari Kemendikdasmen melalui Direktorat Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (KSPS), lalu dilanjutkan ke BKN. Penyeleksiannya berlapis untuk memastikan yang terpilih benar-benar kompeten, berkualifikasi, dan memiliki kapasitas,” jelasnya.
Dengan mekanisme tersebut, Novian menilai potensi adanya intervensi atau praktik titipan dapat diminimalkan sejak proses awal seleksi.
“Insyaallah, mekanisme yang panjang ini memastikan tidak ada isu titipan. Kalaupun ada dugaan, itu akan tersampingkan oleh sistem dan tahapan resmi,” katanya.
Novian berharap terisinya seluruh posisi kepala sekolah secara definitif dapat menjadi momentum untuk menghadirkan penyegaran dalam kepemimpinan satuan pendidikan.
“Harapannya dengan para kepala sekolah yang baru ini dapat membawa inovasi serta memperkuat upaya peningkatan mutu pendidikan di Kota Sukabumi,” harapnya. ***

