Peringati Hari Agraria, Dessy Susilawaty Dorong Optimalisasi Aset Lahan Pemprov Jabar untuk Kesejahteraan Petani Sukabumi

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dessi Susilawaty. (Foto: Ist)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID — Menyambut momentum Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (Hantaru) yang diperingati pada bulan September ini, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Dessy Susilawaty, S.Pd.I., mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk melakukan langkah berani dalam mengoptimalisasikan aset tanah daerah.

Legislator dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyoroti banyaknya aset lahan milik Pemprov Jabar yang saat ini masih telantar atau belum dikelola secara maksimal.

Menurut Dessy, penataan ulang dan pemanfaatan aset agrarian tersebut dapat menjadi solusi jitu untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani lokal, khususnya di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.

“Sukabumi ini dianugerahi sektor pertanian dan perkebunan yang sangat potensial. Di momen Hari Agraria ini, kami di Komisi III mendesak agar aset-aset lahan tidur milik Pemprov Jabar segera didata ulang, dirapikan administrasinya, dan dimanfaatkan secara produktif,” ujar Dessy Susilawaty kepada awak media, Senin (21/9/2026).

Politisi asal Dapil Jabar V (Sukabumi) ini mengusulkan agar Pemprov Jabar membuka ruang kolaborasi atau skema pemanfaatan lahan legal dengan kelompok tani setempat.

Melalui kerja sama tersebut, para petani yang membutuhkan lahan garapan bisa terbantu secara ekonomi, sementara pemerintah daerah mendapatkan pemasukan dari sektor retribusi atau sewa aset secara transparan.

“Jangan sampai aset tanah kita yang luas ini hanya menjadi beban pemeliharaan atau bahkan rawan diklaim oleh pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab. Jika dikerjasamakan dengan kelompok tani lokal, dampaknya akan ganda: ketahanan pangan terjaga, petani sejahtera, dan kas daerah pun bertambah,” tambahnya.

Di samping itu, bendahara Fraksi PAN DPRD Jabar ini juga mengingatkan pentingnya sinergi antara BUMD yang bergerak di sektor pangan dengan dinas terkait guna memastikan distribusi hasil tani dari pemanfaatan lahan tersebut terserap dengan harga yang adil di pasar.

Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat roda perekonomian masyarakat Sukabumi di tengah upaya optimalisasi target anggaran perubahan Jawa Barat.(***).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist